Buku sebagai suatu benda berharga mempunyai peranan krusial dalam pribadi setiap manusia untuk membentuk karakter kuat yang menjadi pegangan dan pedoman seumur hidup. Karakter kuat ini menandakan seseorang itu unik dan berbeda dengan yang lainnya sehingga berkat karakter kuat inilah, seseorang itu menjadi kenangan sejarah dan memori ingatan dalam perjalanan sekaligus petualangan sejarah manusia di berbagai negara termasuk Negara Kesatuan Republik Indonesia yang didirikan oleh para pembaca dahsyat dan para penulis memikat. Masyarakat Indonesia terutama generasi muda Indonesia harus meneruskan budaya membaca dan budaya menulis para tokoh bangsa dan negara Indonesia ini.
Dalam tulisan sederhana ini, penulis berimajinasi menjadikan buku sebagai lukisan yang indah sehingga isi dan warnanya menjadi incaran banyak orang, baik mereka yang memang suka membaca buku maupun mereka yang belum menyukai membaca buku. Membaca buku tentu saja membutuhkan proses termasuk proses menyadarkan masyarakat luas bahwa betapa buku dan segala kekuatan dalam buku mampu memberikan perubahan signifikan dalam kehidupan seseorang. Bahkan, dalam banyak hal, mampu mempunyai pengaruh siginfikan pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara sebagai pilar peradaban. Ragam cerita sejarah dunia dan ragam cerita sejarah Indonesia telah membuktikan hal tersebut.
Buku ibarat lukisan yang indah memberikan kekuatan untuk dapat menyebarkan pengaruh dan maknanya yang kuat, tidak hanya untuk diri sendiri tetapi juga untuk kepentingan masyarakat luas karena kita semua hidup dalam lingkungan sosial yang beragam dalam bingkai kehidupan bangsa dan negara yang Bhinneka Tunggal Ika. Segala macam perbedaan yang ada dalam berbagai lapisan sosial masyarakat Indonesia, mampu menyatu dalam semangat Garuda Pancasila. Nilai-nilai Pancasila merupakan pedoman untuk merawat segala keindahan dan kemajemukan Indonesia yang luar biasa ini sebagai anugerah dari Allah Maha Pemurah.
Berbagai foto, gambar, dan visual lainnya yang ada dalam beragam jenis buku merupakan goresan makna yang memberikan interpretasi luas berdasarkan kekuatan imajinasi dari para pembaca. Imajinasi yang kuat mampu memberikan hal-hal yang mengesankan penuh kenangan menawan. Berbagai foto, gambar, dan visual lainnya merupakan komponen yang mendukung tulisan-tulisan dalam buku-buku sesuai dengan berbagai jenis buku yang ditulis dari para penulis dengan latar belakang keilmuan masing-masing.
Buku sebagai lukisan mempunyai pesona memikat bagi kalangan luas yang melihatnya dengan rasa ingin tahu mendalam dan intuisi serta analisis yang kuat sekaligus tajam. Buku sebagai lukisan mempunyai pesona memikat membuat banyak orang ingin memiliki lukisan tersebut. Setelah buku sebagai lukisan itu dimiliki maka pemilik buku merawat dan menjaganya dengan sangat baik dari hati paling dalam. Kalimat nasihat klasik selalu menyampaikan bahwa segala hal yang dikerjakan dari hati yang paling dalam serta memahami proses perjuangan maka dapat menghasilkan hal yang baik dan berguna bagi diri sendiri dan untuk banyak orang.
Andaikan tiap kata dan tiap kalimat dalam buku-buku itu merupakan warna-warna yang beragam maka buku-buku tersebut memberikan beragam pemikiran, pengetahuan, interpretasi, makna, dan berbagai hal lainnya yang memperkaya sudut pandang kita dalam melihat dan melakukan analisis dalam suatu permasalahan yang timbul sehingga dapat diselesaikan dengan akal sehat dan hati yang lapang.
Kata-kata dan kalimat-kalimat dalam buku-buku dihasilkan dari tangan-tangan terampil yang berasal dari pikiran-pikiran kuat sekaligus dahsyat. Lalu, pandangan mata manusia yang melihat buku-buku merupakan seniman buku dengan cara mereka masing-masing. Seniman buku memperlakukan buku dengan penuh rasa hormat. Bagi mereka, hal ini sama dengan melestarikan peradaban itu sendiri karena sejarah telah membuktikan dengan sangat unik bahwa buku-buku banyak memberikan pengaruh yang kuat dalam mengubah dan mengembangkan suatu peradaban sejarah modern.
Buku sebagai lukisan telah tampak secara terang-benderang dan kemilau yang memberikan kenangan tak terlupakan yang selalu disimpan dalam memori setiap anak manusia. Memori itu bernama kenangan. Kekuatan terhadap suatu kenangan sejarah itu selalu hidup dan bersemi selama-lamanya karena selalu hadir dalam ingatan kita semua. Ingatan ini hadir dalam buku sebagai lukisan. Corak, warna, simbol, dan segala macam hal berkaitan dengan buku sebagai lukisan brilian.
Kita semua dapat melukis dengan kata-kata dan kalimat-kalimat dengan memahami pentingnya proses berjuang membaca dan menulis untuk menjadi pembaca dan penulis pejuang. Dengan menjalani proses dalam petualangan dan perjalanan hidup, seseorang mampu memahami tentang memberikan makna dalam hidup agar berguna bagi banyak orang sehingga dapat menghadirkan kenangan sejarah. Hidup berarti bagi banyak orang dengan menyebarluaskan kenangan ke segala penjuru melalui berbagai cara. Satu di antaranya yaitu buku sebagai lukisan. Salam literasi selalu!
Jimmy Frismandana Kudo
Guru Pendidikan Pancasila, SMA Darma Yudha, Pekanbaru
frismandana@yahoo.co.id