Calalai Calabai: Puisi Wahyu Mualli Bone

Terkesan lebai dibincangkan, balai-balai dudukan calalai calabai marak mendemonstrasikan gelap pada terang.

Kita orang pada taruh biasa terhadap mata lintas lalu memandang ganjil menurut zaman.

Kita orang mantab baja membelah kisah sehabis dedah.

Sudah calalai buka tirai lilin madu, sudah calabai belai sampai bilai belalai belang. Kompak menabuh uap yang tidak pura-pura.

Pekanbaru, 26 Februari 2024

Comments (0)
Add Comment