Assalamualaikum wahai kerabat tercinta
Hamba menyapa ingin bercerita
Untuk itu simaklah Puspita
Semoga kerabat bertambah jelita
Syair Cinta Dustalah kugores
Siapa terluka biar beres
Pahamilah isinya penuh interes
Siapa menghadapinya tidaklah stres
Mulanya dialah yang kucinta
Engkaulah bulan engkaulah permata
Inilah pernyataan yang nyata
Akhirnya pasangan naiklah tahta
Hidup rumah tangga terbina
Jalinan kasih terjalin sempurna
Meski hidup amat sederhana
Beginilah bentuk jalinan perdana
Hari bulan tahun berlalu
Banyak hal duka pilu
Hal bahagia juga sembilu
Keadaan inilah dihadapi melulu
Di antara pasangan tiada menahan
Ini bukanlah karena kecerobohan
Di antaranya sudah ada kemarahan
Akhirnya rubuhlah mahligai kemegahan
Pasangan berantam hingga babakbelur
Mahligai rumah tangga hancur
Karena keduanya tidak akur
Sementara anakpun masih kencur
Demikianlah syairnya wahai kerabat
Mengenai isinya janganlah diperdebat
Anda begini segeralah bertaubat
Agar keluarga kita bermartabat
Baganpunakmeranti, Rabu, 10 Januari 2024.13.30