Dosen UIR Gelar Bimtek dan Pendampingan Budidaya Kopi Robusta Berbasis Agroforestri di Kampar Kiri

Pekanbaru-Tirasimes:-Kopi robusta batang kapas merupakan kopi lokal dari Riau yang mana kini banyak diperbincangkan bagi pecinta kopi lokal. Kopi robusta batang kapas ini berasal dari Desa Lubuk Bigau, Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kampar, Riau. Kebun kopi robusta batang kapas milik masyarakat ini bisa ditemukan di sepanjang jalan menuju objek wisata Air Terjun Batang Kapas.

Berdasarkan potensi ini maka sangat layak jika penduduk berusia muda yang tergabung dalam Kelompok Petani Muda (KPM) Desa Ludai diberdayakan dengan pengenalan terhadap budidaya kopi robusta berbasis agroforestri. Dan itulah yang dilakukan oleh Dosen Universitas Islam Riau yakni Dr Prima Wahyu Titisari SSi MSi, Elfis, dan Syarifah Faradinna, dengan mengadakan Bimtek dan Pendampingan Budidaya Kopi Robusta Berbasis Agroforestri, Minggu (29/10) lalu. Kegiatan ini didukung Dana Hibah Institusi Perguruan Tinggi Universitas Islam Riau  Tahun 2023.

Dari kegiatan yang dilaksanakan tersebut didapati beberapa permasalahan yang ditemu pada mitra KPM Desa Ludai, yakni hampir semua anggota KPM Desa Ludai tidak ada yang memahami cara membudidayakan kopi robusta berbasis agroforestri, sedangkan dilihat dari aspek agroklimatologi serta edaphis Desa Ludai cocok dibudidayakan kopi robusta berbasis agroforestri, sebagian besar anggota mitra KPM Desa Ludai berusia muda sehingga bisa diberdayakan untuk kegiatan yang produktif seperti membudidayakan kopi robusta berbasis agroforestri.

“Tujuan dari program pengabdian masyarakat ini adalah memberdayakan anggota mitra KPM Desa Ludai berusia muda sehingga bisa diberdayakan untuk kegiatan yang produktif seperti membudidayakan kopi robusta berbasis agroforestri, memberikan keterampilan budidaya kopi robusta berbasis agroforestry kepada anggota mitra KPM Desa Ludai, sehingga dapat membantu perekonomian rumah tangga mereka,” kata Prima Wahyu.

Persoalan lainnya adalah kebun kopi robusta batang kapas ini dikelola langsung oleh masyarakat setempat, dengan luas lahan yang tidak begitu luas, setiap petani kopi hanya memiliki 1 hingga 2 hektar kebun dengan usia tanam yang paling tua tiga tahun. Kopi jenis ini pun panen setiap hari di mana petani kopi mengambil buah ceri kopinya. Untuk menjaga kualitas, maka petani hanya memetik kopi yang berwarna merah sebagai indikasi kematangannya.

 

“Seiring bertambahnya usia pohon Kopi ini, maka kini hasil panen pun akan semakin banyak. Ke depanya petani kopi berharap nisa menghasilkan biji kopi super premium sekelas Fine Robusta(3,4).Kopi robusta (Coffea canephora atau Coffea robusta) merupakan keturunan beberapa spesies kopi, terutama Coffee canephora,” jelasnya.

 

Setelah seluruh rangkaian kegiatan pelatihan dan bimbingan budidaya kopi robusta berbasis agroforestri kepada KPM Desa Ludai selesai dilaksanakan, maka dilakukan monitoring dan evaluasi. Tahapan ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana tingkat pemahaman anggota mitra sebagai peserta terhadap materi yang disampaikan dalam kegiatan pelatihan dan bimbingan teknis. Selain itu, juga untuk mengetahui bagaimana tingkat kepuasan peserta pelatihan…

 Dan beberapa kesimpulan kegiatan pelatihan dan bimbingan budidaya kopi robusta berbasis agroforestri kepada anggota KPM Desa Ludai Kecamatan Kampar Kiri Hulu Kabupaten Kampar ini adalah Pelatihan bimbingan dan pendampingan budidaya kopi robusta berbasis agroforestri dapat meningkatkan pemahaman anggota mitra KPM Desa Ludai tetang potensi budidaya kopi robusta berbasis agroforestri yang dapat membantu memberikan sumber tambahan pendapatan ekonomi rumah tangga.

“Berdasarkan monitor dan evaluasi setelah kegiatan pengmas, respon peserta terhadap materi pelatihan sangat baik, peserta memahi secara keseluruhan materi yang telah dipaparkan narasumber dengan berbagai variasi jawaban pemahaman jika dilihat dari indikator-indikator pertanyaan,” pungkasnya. (rls/adc)

Comments (0)
Add Comment