PEKANBARU-TIRASTIMES.COM-Kelangkaan Bahan Bakar Minyak ( BBM) di Riau jenis Solar, di sejumlah di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) seminggu terakhrinya. DPRD Riau dan Pemerintah sepakat mengajukan penambah kuota 8 persen.Hal itu dikatakan oleh anggota DPRD Riau Yanti Komalasari, Rabu, (13/10).
“Saat kitakan ditengah-tengah pandemi covid 19, BPH Migas melakukan pembatasan pasokan BBM. Nah, sekarang ketika pandemi berkurang dan ekonomi mulai bergerak, kuota dari BPH Migas itu tidak memenuhi kebutuhan masyarakat Riau”, Kata Yanti Komalasari.
Menyikapi hal itu, Saat angota DPRD Riau dengan Pemerintah mengadakan bertemukan BPH Migas dan Menejer dan Pemasaran Pertamina Wilalyah Sumbagut di Hotel Premier soal pembahasan kelangan BBM Jenis Solar dan Bio Solar.
Dalam pembahasan bersama Pemerintah dan DPRD Riau mendukung penuh menyurati ke Pertamina penambahan 8 persen kuota.
“Kita menyurati pihak Pertaminana,agar Riau tak terjadi lagi kelangan BBM sejumlah di SPBU,”.paparnya.
Setelah menyurati,dia berharap pihak Pertamina untuk menangkapi isi surat dari Pemerintah Riau dan anggota DPRD Riau selesikan masalah kelangkan BBM “Surat kami secepatnya menangkapi oleh Pertamina, Jika surat tak gubri oleh pihak Pertamina. Maka Kami juga harus ketemu dengan Komite Pertamina nya di Jakarta.,”tutupnya(as)