Siapa orang banyak berkata,
banyak pula keluar dusta
Bila berkata sesuka hati,
itu pertanda hatinya mati
Bila berkata tanpa dipikirkan,
banyaklah keluar kata menyakitkan
Jika berkata terburu-buru,
samalah bagai orang berburu
Kata tajam ibarat belati,
terasa kejam menusuk hati
Bila orang berkata santun,
ia bisa jadi penuntun
Bila orang berkata kasar,
banyaklah orang menjadi gusar
Jika orang berkata berwibawa,
orang mendengarkan tak akan tertawa
Pikirkan dulu sebelum berkata,
agar tidak menimbulkan sengketa
Siapa orang berkata bijak,
ucapannya akan meninggalkan jejak
Bengkalis, 26 September 2026
Mohd. Nasir lahir tahun 1960. Mulai menulis di beberapa media masa sejak tahun 1986 dengan berbagai bentuk tulisan; puisi, cerpen, dan artikel sastra. Dari tahun 1991 hingga 2007 banyak mengikuti lomba dan sayembara menulis dari tingkat kabupaten hingga tingkat pusat. Pernah terpilih dan diundang ke Jakarta sebanyak 7 kali sebagai pemenang tingkat nasional dalam Sayembara Penulisan Naskah Buku Bacaan dan Lomba Menulis Cerita Pendek. Hingga kini sudah menerbitkan 15 buku dan lebih 20 antologi. Tahun 2026 terpilih sebagai penerima penghargaan pelaku/pegiat sastrawan kategori kiprah 40 tahun dari Badan Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. Kini dipercaya sebagai Korwil Sumatera Perruas.