Sungai Mempura, Siak — Sehelai daun mungkin terlihat sederhana. Namun, di tangan anak-anak yang penuh rasa ingin tahu dan imajinasi, daun dapat berubah menjadi sebuah karya yang memiliki cerita.
Hal sederhana inilah yang menjadi bagian dari kegiatan Kreatifitas Ecoprint Bersama Adik-Adik SD Muhammadiyah 1 Mempura yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) Kelompok 5 Sungai Mempura.
Belajar dari Alam, Berkarya dengan Imajinasi
Kegiatan ecoprint menjadi salah satu cara mahasiswa KKN memperkenalkan kreativitas sekaligus pemanfaatan bahan alami kepada anak-anak. Melalui kegiatan ini, adik-adik SD Muhammadiyah 1 Mempura diajak untuk mengenal berbagai jenis daun yang ada di lingkungan sekitar dan memanfaatkannya sebagai sumber inspirasi dalam menghasilkan motif alami pada kain.
Bukan sekadar mengikuti langkah yang diberikan, anak-anak diberikan kesempatan untuk memilih dan menyusun daun sesuai dengan kreativitas masing-masing. Ada yang memilih daun berdasarkan bentuknya, ada yang tertarik dengan ukurannya, dan ada pula yang mencoba mengombinasikan beberapa jenis daun untuk menciptakan susunan yang berbeda.
Satu daun, satu motif. Satu anak, satu kreativitas.
Keseruan semakin terasa ketika anak-anak mulai menyusun daun di atas kain. Rasa penasaran terlihat dari cara mereka memperhatikan setiap proses. Mereka ingin mengetahui bagaimana bentuk daun yang sederhana dapat meninggalkan pola dan warna pada kain.
Setiap karya pun memiliki hasil yang berbeda.
Tidak ada karya yang benar-benar sama, karena setiap anak memiliki imajinasi dan cara tersendiri dalam menyusun bahan. Perbedaan tersebut justru menjadi keunikan yang membuat kegiatan semakin menarik.
Kreativitas yang Tumbuh dari Hal Sederhana
Kegiatan ini bukan hanya mengajarkan anak-anak bagaimana membuat ecoprint. Di balik prosesnya, terdapat banyak pembelajaran yang dapat mereka peroleh.
Anak-anak belajar mengenal alam, memperhatikan bentuk dan tekstur daun, belajar menyusun, mengikuti tahapan kegiatan, serta melatih kesabaran dalam menunggu hasil karya mereka.
Mahasiswa KKN Kelompok 5 turut mendampingi setiap proses kegiatan. Dwi Rahma Adrianti dan Gita Nugrahati menjadi bagian dari anggota kelompok yang ikut berinteraksi dan membantu adik-adik selama kegiatan berlangsung.
Pendampingan dilakukan dengan suasana yang santai dan menyenangkan. Anak-anak diberikan arahan ketika mengalami kesulitan, tetapi tetap diberikan ruang untuk menentukan sendiri bagaimana mereka ingin membuat karyanya.
Karena dalam sebuah kegiatan kreatif, anak-anak tidak hanya membutuhkan instruksi. Mereka juga membutuhkan kesempatan untuk mencoba dan menemukan cara mereka sendiri.
Sambutan Positif dari SD Muhammadiyah 1 Mempura
Kegiatan Kreatifitas Ecoprint ini mendapatkan sambutan positif dari pihak SD Muhammadiyah 1 Mempura. Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 1 Mempura, Ibu Fahmi Syahwani, turut mendukung pelaksanaan kegiatan yang dihadirkan mahasiswa KKN UMRI Kelompok 5.
Kegiatan seperti ini memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi siswa. Anak-anak dapat belajar melalui praktik secara langsung sekaligus mengembangkan kreativitas dengan memanfaatkan bahan-bahan alami yang ada di sekitar mereka.
Dukungan dari pihak sekolah juga menjadi bagian penting dalam terciptanya kegiatan yang berjalan dengan penuh antusiasme. Kolaborasi antara mahasiswa KKN dan pihak sekolah memberikan ruang bagi siswa untuk belajar, bermain, dan berkarya dalam suasana yang lebih menyenangkan.
Dari Daun, Anak-Anak Belajar Tentang Kehidupan
Menariknya, ecoprint juga mengajarkan sebuah hal sederhana: sesuatu yang berbeda tidak berarti sesuatu yang salah.
Daun yang sama dapat menghasilkan motif yang berbeda. Begitu pula dengan setiap anak. Mereka memiliki cara berpikir, imajinasi, dan kreativitas masing-masing.
Karena itu, kegiatan ini tidak menuntut anak-anak untuk menghasilkan karya yang sempurna. Yang lebih penting adalah keberanian mereka untuk mencoba, kebebasan untuk berkreasi, dan rasa bangga terhadap sesuatu yang berhasil mereka ciptakan sendiri.
Hari itu, bukan hanya daun yang meninggalkan jejak pada kain.
Ada rasa ingin tahu yang tumbuh.
Ada keberanian untuk mencoba.
Ada senyum ketika melihat hasil karya.
Dan ada rasa bangga ketika seorang anak dapat mengatakan bahwa karya tersebut dibuat oleh tangannya sendiri.
Bagi mahasiswa KKN UMRI Kelompok 5 Sungai Mempura, momen-momen sederhana tersebut menjadi bagian berharga dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Sebab pengabdian tidak selalu harus hadir dalam bentuk yang besar.
Terkadang, pengabdian cukup dengan memberikan waktu, perhatian, dan ruang kepada anak-anak untuk belajar sesuatu yang baru.
Dari sehelai daun, lahir sebuah karya.
Dari sebuah karya, tumbuh rasa percaya diri.
Dan dari sebuah pengalaman sederhana, tercipta sebuah cerita yang akan dikenang.
Kegiatan Kreatifitas Ecoprint Bersama Adik-Adik SD Muhammadiyah 1 Mempura menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi mahasiswa KKN UMRI Kelompok 5 Sungai Mempura dalam menghadirkan kegiatan edukatif yang kreatif, menyenangkan, dan dekat dengan lingkungan.
Karena bagi kami, anak-anak tidak hanya membutuhkan ruang untuk belajar.
Mereka juga membutuhkan ruang untuk berimajinasi, mencoba, berkarya, dan percaya bahwa apa yang mereka buat layak untuk diapresiasi.
KKN UMRI Kelompok 5 Sungai Mempura
Bersama Masyarakat, Mengabdi dan Memberi Manfaat.
#KKNUMRI2026 #KKNUMRI #KKNKelompok5 #SungaiMempura #Mempura #Siak #Ecoprint #SDMuhammadiyah1Mempura #KreativitasAnak #BelajarDariAlam #KaryaAnak #PeduliLingkungan #PengabdianMasyarakat #UMRI #KuliahKerjaNyata