Mahasiswa KUKERTA Universitas Riau Gelar Podcast SAPA (Santai, Padu, Aspiratif) untuk Mengangkat Sejarah dan Potensi Desa Sungai Air Putih

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Universitas Riau yang bertugas di Desa Sungai Air Putih, Kecamatan Sungai Lala, Kabupaten Indragiri Hulu, kembali melaksanakan salah satu program kerja unggulan berupa Podcast SAPA (Santai, Padu, Aspiratif) pada Sabtu, 18 Juli 2026. Kegiatan yang diselenggarakan di Kantor Desa Sungai Air Putih ini menjadi wadah edukasi sekaligus media dokumentasi untuk memperkenalkan sejarah, perkembangan, serta potensi desa kepada masyarakat luas.

Podcast SAPA merupakan program kerja yang dirancang oleh mahasiswa KUKERTA Universitas Riau sebagai media penyampaian informasi yang dikemas secara santai, komunikatif, dan inspiratif. Melalui konsep bincang-bincang, podcast ini diharapkan mampu menjadi sarana berbagi informasi yang mudah dipahami oleh masyarakat sekaligus menjadi arsip digital mengenai berbagai aspek penting yang dimiliki Desa Sungai Air Putih.

Pada pelaksanaan podcast kali ini, mahasiswa KUKERTA menghadirkan Bapak Zulkarnaing, yang merupakan Kepala Desa pertama Desa Sungai Air Putih, sebagai narasumber utama. Kehadiran beliau memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mengetahui secara langsung perjalanan sejarah berdirinya Desa Sungai Air Putih dari seseorang yang berperan penting dalam proses pembentukannya.

Dalam sesi wawancara, Bapak Zulkarnaing menjelaskan bahwa Desa Sungai Air Putih merupakan hasil pemekaran dari wilayah Jatirejo. Beliau menceritakan bagaimana proses pemekaran desa dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat serta mendukung pemerataan pembangunan di wilayah tersebut. Selain membahas latar belakang terbentuknya desa, beliau juga mengulas berbagai perkembangan yang telah dicapai sejak awal berdiri hingga saat ini, baik dari sisi pemerintahan, pembangunan infrastruktur, maupun kehidupan sosial masyarakat.

Melalui cerita yang disampaikan, para pendengar dapat memahami perjalanan panjang Desa Sungai Air Putih dalam membangun identitas dan kemandiriannya sebagai sebuah desa. Kisah tersebut menjadi pengingat bahwa perkembangan suatu daerah tidak terlepas dari kerja sama antara pemerintah desa dan masyarakat yang terus berupaya memajukan wilayahnya.

Selain membahas sejarah desa, podcast juga mengangkat potensi ekonomi masyarakat Desa Sungai Air Putih. Dalam kesempatan tersebut, Bapak Zulkarnaing menjelaskan bahwa mayoritas masyarakat Desa Sungai Air Putih bekerja di sektor pertanian dan peternakan. Kedua sektor tersebut menjadi sumber mata pencaharian utama yang telah diwariskan secara turun-temurun dan masih menjadi penopang utama perekonomian masyarakat hingga saat ini.

Beliau juga menyampaikan bahwa sektor pertanian memiliki peranan penting dalam memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga masyarakat desa. Di sisi lain, kegiatan peternakan turut memberikan kontribusi terhadap peningkatan pendapatan masyarakat, sehingga kedua sektor tersebut saling melengkapi dalam mendukung kesejahteraan warga. Potensi yang dimiliki Desa Sungai Air Putih di bidang pertanian dan peternakan menjadi salah satu kekuatan desa yang terus dikembangkan melalui dukungan pemerintah desa dan partisipasi aktif masyarakat.

Jalannya podcast dipandu oleh Ade Puspita Ningsih, Sekretaris Tim KUKERTA Universitas Riau Desa Sungai Air Putih, yang bertindak sebagai moderator. Dengan gaya penyampaian yang komunikatif dan interaktif, moderator berhasil membangun suasana diskusi yang santai namun tetap informatif. Berbagai pertanyaan yang diajukan mampu menggali informasi secara mendalam mengenai sejarah desa, perkembangan pemerintahan, hingga potensi yang dimiliki Desa Sungai Air Putih.

Selama kegiatan berlangsung, proses diskusi berjalan dengan lancar dan penuh antusiasme. Mahasiswa KUKERTA memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menggali informasi yang autentik langsung dari narasumber, sehingga hasil podcast tidak hanya menjadi media informasi, tetapi juga menjadi dokumentasi sejarah desa yang dapat dimanfaatkan oleh generasi mendatang. Program ini diharapkan dapat memperkuat rasa memiliki masyarakat terhadap sejarah desanya sekaligus menjadi media promosi yang memperkenalkan potensi Desa Sungai Air Putih kepada khalayak yang lebih luas.

Pelaksanaan Podcast SAPA juga mencerminkan komitmen mahasiswa KUKERTA Universitas Riau dalam menghadirkan program kerja yang adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi. Pemanfaatan media digital seperti podcast menjadi salah satu inovasi dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat secara lebih menarik, mudah diakses, dan relevan dengan perkembangan zaman. Melalui media ini, informasi mengenai sejarah, budaya, serta potensi desa dapat didokumentasikan dengan baik dan disebarluaskan kepada masyarakat luas tanpa terbatas oleh ruang dan waktu.

Di akhir podcast, Bapak Zulkarnaing juga turut menyampaikan apresiasi “ini merupakan sebuah terobosan baru dari program kerja Mahasiswa KKN berupa bincang atau ngobrol dengan pemanfaatan teknologi.” Melalui kegiatan Podcast SAPA (Santai, Padu, Aspiratif), mahasiswa KUKERTA Universitas Riau berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam upaya pelestarian sejarah lokal sekaligus memperkenalkan potensi Desa Sungai Air Putih kepada masyarakat yang lebih luas. Program ini juga menjadi salah satu bentuk sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat dalam membangun desa yang maju, berdaya saing, serta tetap menjaga nilai-nilai sejarah dan kearifan lokal yang dimiliki. Diharapkan, kegiatan serupa dapat terus dikembangkan sebagai media edukasi, promosi, dan dokumentasi yang bermanfaat bagi pembangunan Desa Sungai Air Putih di masa mendatang.

Comments (0)
Add Comment