Menjaga Jejak Peradaban, MUI Kabupaten Bengkalis Luncurkan Buku Profil Ulama Kharismatik Jilid 2

Bengkalis-Tirastimes: Upaya mendokumentasikan sejarah dan perjuangan para tokoh agama di Negeri Junjungan kembali mencapai tonggak sejarah baru. Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bengkalis secara resmi meluncurkan buku berjudul “Profil Ulama Kharismatik Kabupaten Bengkalis Jilid 2” pada Selasa, (12/05/2026).

Acara yang dipusatkan di Aula Kantor Bappeda Kabupaten Bengkalis ini diselenggarakan secara hybrid. Humas Kemenag Bengkalis. Hendrizon, turut hadir mengikuti prosesi peluncuran secara virtual melalui Zoom Meeting.

Kehadiran Hendrizon dalam acara ini memiliki makna emosional tersendiri. Beliau diundang secara khusus oleh Ketua MUI Kabupaten Bengkalis, Buya H. Amrizal, mengingat kapasitasnya sebagai ahli waris (cucu dan cicit) dari dua tokoh besar yang diulas dalam buku tersebut, yakni H. Zakaria Bin H. Muhammad Amin dan Tuan Guru H. Ahmad Bin H. Muhammad Ali.

Bupati Bengkalis, Kasmarni, dalam sambutannya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada MUI dan tim penulis. Beliau menekankan bahwa peluncuran Jilid 2 ini merupakan kelanjutan ikhtiar mulia setelah sukses meluncurkan Jilid 1 pada November 2020 lalu.

Ini adalah bukti komitmen MUI dalam menjaga, mendokumentasikan, serta mewariskan jejak perjuangan para ulama kepada generasi penerus. Ulama bukan hanya tokoh agama, tetapi juga penerang umat dan penjaga nilai-nilai moral dalam pembangunan peradaban di negeri ini,” ujar Bupati Kasmarni.

Beliau berharap buku ini menjadi pegangan spiritual bagi masyarakat di era globalisasi. “Jangan sampai kita menjadi generasi yang kehilangan jejak tokoh-tokoh besar yang telah membangun negeri ini dengan ilmu dan dakwahnya,” tambahnya.

Turut memberikan sambutan, Prof. Dr. Gamal Abdul Naser, M.Ed, seorang akademisi dari Universitas Brunei Darussalam yang juga merupakan putra daerah (Anak Wathan) Bengkalis. Beliau mengajak masyarakat untuk meneladani sifat ulama yang sejalan antara perkataan dan perbuatan.

Ulama adalah pewaris para nabi. Kesederhanaan dalam kehidupan keseharian, tidak menonjolkan diri, namun memberikan khidmat nyata di bidang pendidikan dan sosial adalah ciri khas mereka. Saya berharap Generasi Z saat ini senantiasa mengedepankan adab di atas ilmu, sebagaimana yang dicontohkan para ulama kita,” ungkap Prof. Gamal.

Ketua MUI Kabupaten Bengkalis, Buya H. Amrizal, menjelaskan bahwa penyusunan buku Jilid 2 ini memakan waktu sekitar tujuh bulan. Buku ini memuat profil 15 tokoh ulama, melengkapi 21 tokoh yang telah dibukukan pada Jilid 1.

Buku ini adalah jembatan yang menghubungkan generasi masa kini dengan masa lalu. Tokoh-tokoh kita tidak kalah hebatnya dengan daerah lain; mereka adalah pelopor pendidikan, penggerak sosial, bahkan ada yang ikut mengangkat senjata melawan penjajah,” tegas Buya Amrizal.

Peluncuran ini dihadiri oleh jajaran pejabat tinggi dan tokoh penting, baik secara luring maupun daring, di antaranya Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis, Ketua DPRD Bengkalis, Zam-zami, dan anggota DPRD, Sekda Kabupaten Bengkalis beserta Pejabat Tinggi Pratama, Tokoh akademisi internasional (Prof. Khazri dari UKM Malaysia), Pimpinan Forkopimda (Kapolres, Danramil), Pimpinan organisasi keagamaan dan adat (BAZNAS, PCNU, LAMR Bengkalis).

Dengan terbitnya buku ini, Pemerintah Kabupaten Bengkalis berharap langkah literasi ini dapat menginspirasi organisasi lain untuk ikut mendokumentasikan kekayaan intelektual dan sejarah lokal agar tetap hidup dan dikenal oleh generasi mendatang.

Comments (0)
Add Comment