Assalamualaikum hadirin peminat bola
Saya menyapa pertanda bersusila
Jawablah salamku biar berpahala
Hiduppun rukun juga Kumala
Wahai hadirin penonton setia
Hamba ingin berbagi bahagia
Bentuk syairlah wahai ceria
Tentang sepak bolalah cendekia
Sepak bola telah ditayangkan
Semua masyarakat siap menyaksikan
Saat pemain hendak menggolkan
Sorak-sorai amat menggairahkan
Ketika bola dipintu gawang
Penonton heboh bukan kepalang
Tanpa disadari kawanpun ditendang
Tidak gol hatinyapun meradang
Sebagai lawan pemain bolanya
Lain pula macam tingkahnya
Apalagi bola sampai kegawangnya
Maki hamunpun langsung diteriakkannya
Apabila bola telah kegawang
Penonton jadi turut tercengang
Kesalnya bisa mengundang berang
Serasa ingin bolanya dicincang
Kelompok menang alangkah gembiranya
Sorak-sorainya riuh kedengarannya
Penontonpun sampai bergelimpangan digelanggang
Pihak wasitpun meniupkan peluitnya
Demikianlah syair Peminat Bola
Mendengarnya elok duduk bersila
Permainan seru tetap bersusila
Namun tetap menjaga susila
Baganpunakmeranti, Senin, 29 Januari 2024.22.18