Ketika  Angin Memburu Daun-daun | Puisi Fakhrunnas MA Jabbar

Ketika  Angin Memburu Daun-daun

kaulah angin yang meniup daun-daun dari ranting rapuh

lalu berburuan terbang di antara deru dan debu

daun-daun semakin luruh

menjauh

tak pernah ada kembali

tinggallah sunyi yang terkunci

di atas riak malam yang sembunyi

angin mencari daun

sunyi menanti di ranting-ranting tinggi

di mana pertemuan janji

antara daun dan angin

sedang bayang-bayang pohon rebah di petang yang dingin

kaulah angin yang masih memburu daun-daun

sampai matahari

***

best view, 6 nov 2019

puisisajaksastra
Comments (1)
Add Comment
  • Herman Syahara

    Puisi sobat Penyair Abangda Nas memang ini mengetarkan bulu kuduk. Karena, jika puisi itu Ketika Angin Memburu Daun Daun, maka aku seperti merasa Waktu Memburu Umurku. Salam sehat. Barakallah.