Wadas Di tengah Sunyi Memelas
– kepada jaya suprana
wadas tertindas
tubuh-tubuh lemas
terkapar
jiwa terhempas
terampas
segala kandas
suatu ketika penuh nelangsa
para serdadu memburu tiba-tiba
wadas bergelora
ada selongsong peluru
ada percik darah
ada salak anjing pelacak bersahutan
ada luka membasuh jiwa
wadas memanas
api menyesak dada
wadas terkapar
wadas memelas
penuh debar
inilah sekerat kisah bendungan dan tambang penuh sarkas
didera syahwat kuasa
sebuah titah jadi segala
bagi yang merintang
tumbang
bagi yang menghadang
sungsang
suara bisik si kecil di dusun-dusun sunyi
dibungkam
suara rintihan penuh tangisan
dihadang kini
inilah wadas
semula tanpa suara dan sunyi
tanpa hiruk sejak dulu
hanya angin berhembusan
di pucuk-pucuk bukit dan lembah
jauh dari sapa penguasa
wadas
kini tiba-tiba
jadi rebutan
demi pembangunan
sebentar lagi
ditenggelamkan
2022