Rektor UIR Dilantik, Koor. Kopertis X Puji UIR

PEKANBARU-TIRASTIMES: Ketua Yayasan Lembaga Pendidikan Isam (YLPI) Daerah Riau, Prof. Dr. Amir Hasan melantik Prof. Dr. Syafrinaldi sebagai Rektor UIR eriode 2017-2021 menggantikan Prof. Dr. Detry Karya di Gedung Rektorat UIR, Sabtu (8/7).

Acara pelantikan itu disaksikan oleh Gubernur Riau, H. Arsyadjuliandi, Koordinator Kopertis X, Prof. Dr. Herri, Forkopinda Riau, Bupati Pelalawan HM. Harris, Bupati Kepulauan Meranti, H. Irwan, tamu undangan dan keluarga besar UIR.

Koordinator Kopertis X, Prof. Dr. Herri, dalam sambutannya menyatakan kehadiran dirinya sebagai Perwakilan Menristek Dikti untuk memberikan ucapan selamat kepada Rektor UIR yang baru dan terimakasih kepada rektor lama.

Prof. Herri selanjutnya menyatakan adanya pergantian pimpinan UIR ini menunjukkan tanda kesuksesan kampus ini dalam melaksanakan tugas-tugas Tri Dharma Perguruan Tinggi terutama berkaitan dengan suksesi kepemimpinan.



Dikatakan, keberadaan UIR di antara  246 PTS yang ada di wiayah Kopertis X (Sumbar, Jambi dan Riau) patut dibanggakan karena hasil-hasil prestasi yang diraih universitas ini.

“Lihat saja, dari 10 program studi pada universitas di wilayah Kopertis X ternyata 4 prodi di antaranya berada di kampus UIR. Oleh sebab itu, kepada rektor yang baru supaya dapat meningkatkan prestasi itu di masa-masa mendatang. Sivitas akademika UIR harus berada dalam satu komando dalam meningkatkan kualitas proses belajar-mengajar dan kegiatan lain,” ucap Herri.

Harri seanjutnya menyatakan, keberadaan UIR di masa kini mendatang sebagaimana kampus lain yang ada sangat berperan dalam meningkatkan kualitas sumberdaya manusia. Data menunjukkan dari 21 juta usia produktof 19-24 tahun di Indonesia yang mestinya mendapatkan kesempatan kuliah di perguruan tinggi ternyata baru 7 juta (30 persen) yang bisa terpenuhi.

“Hal ini masih memerlukan kerjas keras semua pihak dalam  pemerataan pendidikan di Indonesia. Dibanding negara tetangga, Indonesia masih tertinggal dalam daya tampung pendidikan tinggi. Sebutlah Malaysia sudah mencapai 60-70 persen, Korea Seatan mencapai 90 persen. Bila pemerintahan menargetkan pertumbuhan  1 persen per tahun, berarti sebanyak  210 ribu   kursi calon mahasiswa menjadi rembutan di berbagai perguruan tinggi termasuk UIR,” kata Herri lagi.

Sementara Prof. Detry Karya ada kesempatan yang sama menyatakan,keberhasilan yang dicapai selama masa kepemimpinannya merupakan kerja keras bersama semua pihak. Oleh sebab itu, dia mengucapkan terimakasih. Kepada penggantinya, Prof. Syafrinaldi dapat mempertahankan dan melanjutkan apa yang sudah dicapai.

Gubernur Riau, H. Arsyadjuliandi Rachman dalam pengarahannya menyatakan keberadaan UIR telah ikut berperan aktif dalam meningkatkan kualitas sumberdaya manusia melalui jalur pendidikan tinggi. (NS)

Comments (0)
Add Comment