Syair Baju Kurung Teluk Belanga
Dengan bismillah kalam berawal
Bergetar hati takjub terkawal
Meneroka ilmu menjadi bekal
Buat pegangan abadi kekal
Bangsa Melayu punya pakaian
Bukan sekadar tampil menawan
Dalam falsafah cermin hiasan
Tunjuk ajar bahan renungan
Pakaian lelaki terlihat segak
Tidaklah maksud menunjuk lagak
Tersibak alasan bersandar syarak
Molek dipakai menambah semarak
Baju kurung Teluk Belanga
Terasa bangga hati berbunga
Orang melihat mulut ternganga
Selain Melayu maaf temanga
Teluk Belanga menjadi warisan
Sejak dahulu zaman berzaman
Menutup tubuh terkesan sopan
Mari dipakai setiap keadaan
Teluk Belanga berbaju kurung
Terpisah celana pinggang tergantung
Kain samping tanjak dijunjung
Sekali pakai berjujai sanjung
Leher baju berkerah lima
Rukun Islam dalam agama
Simbol menjadi syarat utama
Makna membuat hati terkesima
Cokek sebutan kain samping
Kain songket dipakai sering
Bentuk badan terlihat ramping
Tersarung rapi pinggang keliling
Atas kepala terpasang tanjak
Berlipat-lipat meruncing tegak
Banyak faedah selama bergerak
Lindung kepala bahaya rebak
Tanpa corak baju berwarna
Sekali pakai tebar pesona
Telok Belanga menyapa buana
Pertanda Melayu paham busana
Sering dipakai acara helat
Sekali berkumpul karib kerabat
Jauh memikat apalagi mendekat
Teluk Belanga sememang hebat
Marilah tuan jaga lestari
Supaya dikenang bangsa sendiri
Paras tampan berseri-seri
Setiap keadaan sepanjang hari
Demikianlah syair madah berdendang
Suguhan merdu irama riang
Teluk Belanga makin terpandang
Marwah bangsa tetap disandang
Kelapapati, 19 Zulkaidah 1442 H