Syair Kenduri Aidil Fitri
Dengan Bismillah syair bermadah
Mencari berkah keridaan Allah
Semakin semangat dalam melangkah
Bahagia hidup berseri serlah
Hari terakhir bulan Ramadan
Segala kecamuk tumpuk tersimpan
Berpisah pergi terasa enggan
Tapi sudah sesuai suratan
Suasana pasar sibuk menderu
Bagai pemburu hendak menderu
Mencari barang serba baru
Menjemput takbir teramat haru
Membeli barang aneka ragam
Daging rempah beberapa macam
Tawar menawar sambil bersalam
Hendak kenduri puasa khatam
Ketupat raya sudah dijalin
Bumbu rendang sedap dijamin
Gulai daging menggoda ingin
Luapan bahagia senang bertampin
Baju baru tersusun rapi
Bedelau jahit hingga ke tepi
Riuh bising mengusir sepi
Aidil fitri tiada bertapi
Kudapan tersusun letak bertempat
Hiasan meja cantik berkilat
Warna rumah indah memikat
Melepas geram kehendak hajat
Ketika Maghrib senja kala
Lantunan takbir genggam pahala
Senyum merekah setulus rela
Kenduri aidil fitri bermula
Berdebar harap di dalam hati
Menunggu hari dinanti-nanti
Aidil fitri mengandung arti
Menang berjuang sudahlah pasti
Syukur terlihat senyuman mesra
Perintah wajib selesai segera
Walau letih bertapa gelora
Berakhir kenduri membuka selera
Terdengar sayup takbir bergema
Menyergap haru usik menjelma
Ramadan pergi setahun lama
Diri gamang meliput dilema
Takbir bertalu hati terlena
Kalimat indah sejuta pesona
Hamba musafir perangai hina
Ampunan dosa berlalu sirna
Marilah mari saling bermaafan
Pelukan mesra berjabat tangan
Hidup di dunia penuh cobaan
Hilang segala sengketa permusuhan
Telah menjadi tradisi berkurun
Kunjung mengunjung prilaku santun
Supaya hidup selalu rukun
Silih sengketa dendam memerun
Selesai sudah gubahan syair
Seiring senyum mendesah bibir
Hajat hendak pergi bertakbir
Semoga bahagia memihak takdir
Kelapapati, 30 Ramadan 1442 H