Syair Pewaris Surga
Syair mengalun senandung irama
Ketika rasa asik bercengkerama
Setiap keadaan ikhlas terima
Barulah menjadi pribadi utama
Setelah Maghrib tersungkur munajat
Do’a terucap meminta hajat
Terampun dosa segala maksiat
Amal ibadah bekal akhirat
Terkesima diri membaca al-Qur’an
Pesan terkandung tepat sasaran
Pewaris surga dalil tuntunan
Lengkap terperinci sibak keraguan
Surat Al-mukminun begitu jelas
Setiap amalan haruslah ikhlas
Kebaikan akan mendapat balas
Simak seksama supaya tuntas
Tersebutlah tentang orang beruntung
Tujuh golongan telah disinggung
Manfaat besar segera dihitung
Firman Allah tempat bergantung
Disebut dengan pewaris surga
Tentu golongan sangat berharga
Kelask akhirat membuat bangga
Bahagia hidup tiada terhingga
Tanda-tanda takkan tertukar
Rangkai kalimat segera memapar
Sungguh rujukan sangatlah benar
Renungan kepada pribadi pintar
Pertama sifat orang beriman
Kerja perintah tiada beban
Allah sahaja tempat sandaran
Tuhan seru alam sekalian
Iman tersemat di dalam hati
Ucapan mulut perkataan pasti
Setiap langkah Allah berkati
Percaya tauhid sampai ke mati
Golongan kedua penuh pesona
Menjauh perkara tiada guna
Berpikir lurus bertindak bijaksana
Tebar manfaat berkah buana
Golongan keempat tunaikan zakat
Harta bersih jauh mudharat
Semakin kaya tidak melarat
Tumbuh harta hilang maksiat
Golongan kelima menjaga kemaluan
Nafsu syahwat sekat dorongan
Hindari dari segala kemungkaran
Supaya terang petunjuk jalan
Kecuali hanya kepada istri
Samudra cinta bersama layari
Mahligai terbina berseri-seri
Bersatu hasrat gengam jemari
Memelihara amanat golongan kelima
Jujur sikap perbuatan utama
Segala urusan segan umpama
Gigih berjuang cara saksama
Ketika berjanji selalu tepati
Urusan selesai secara pasti
Cermat berpikir bijak mengamati
Sebab perbuatan akibat berarti
Golongan ketujuh pelihara sholat
Terhindar diri perbuatan sesat
Jauh segala dosa maksiat
Kehidupan akhirat lebih selamat
Surga rindu tujuh golongan
Menanti datang penuh debaran
Seakan sudah melambai tangan
Pertanda hidup tebal keimanan
Surga bernama surga firdaus
Mengalir sungai tiada haus
Keindahan nyata pemandangan bagus
Gemerlap dunia hilang terhapus
Selesai sudah gubahan madah
Bertambah gairah amal ibadah
Ikuti perintah suruhan Allah
Akhirat menuai pahala melimpah
Kelapapati, 28 Jumadil Akhir 1442 H
Untuk pemuatan karya sastra (Puisi, Cerpen, Pentigraf, Esai, Pantun, Kritik, Resensi, Peristiwa Budaya, dan tulisan sastra lainnya) silakan dikirim melalui surel:
redaksi.tirastimes@gmail.com