Tingkatkan Literasi Masyarakat, PD GPMB Provinsi Riau Berikan Pelatihan Membaca Nyaring

PEKANBARU-TIRASTIMES Pengurus Daerah Gerakan Pembudayaan Minat Baca (PD GPMB) Provinsi Riau sukses menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Membaca Nyaring bagi Masyarakat pada Jumat, 25 September 2026, bertempat di Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Tauladan Syafitri, Pekanbaru.
Kegiatan yang berlangsung dari pukul 08.00 hingga 16.00 WIB ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca, memperkuat budaya literasi, serta mengasah keterampilan masyarakat dalam mengedukasi anak-anak melalui metode membaca nyaring (read aloud).
Hadir sebagai narasumber utama, Ketua Umum PD GPMB Provinsi Riau, Herayulwita, S.Sos, M.Si, didampingi oleh Helena Magdalena, S.Psi., M.Psi. Pelatihan ini didukung oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) serta TBM Tauladan Syafitri.
Dalam pemaparannya, Herayulwita menjelaskan bahwa membaca nyaring bukan sekadar membacakan teks, melainkan aktivitas membacakan buku cerita kepada anak-anak dengan suara yang lantang, jelas, ekspresif, dan interaktif.

“Membaca nyaring memiliki tujuan utama untuk menumbuhkan minat baca, meningkatkan kemampuan berbahasa, mempermudah pemahaman cerita, sekaligus menciptakan pengalaman membaca yang menyenangkan bagi anak. Sesuai slogan kita: Suara Kita, Imajinasi Mereka,” ujar Herayulwita.
Beliau juga menegaskan perbedaan mendasar antara membaca nyaring (read aloud) dan mendongeng (storytelling). Membaca nyaring wajib menggunakan wujud fisik atau digital buku bacaan untuk menghubungkan anak secara langsung dengan teks dan visual. Sementara mendongeng lebih berfokus pada imajinasi lisan tanpa harus menggunakan buku.
Selain itu, narasumber juga memaparkan pentingnya pemahaman perjenjangan buku anak (mulai dari pembaca dini usia 0–7 tahun hingga tingkat mahir di atas 10 tahun) agar materi yang disampaikan sesuai dengan tingkat perkembangan anak.
“Harapan kami melalui pelatihan ini, para orang tua, guru, dan fasilitator masyarakat tidak hanya membacakan buku untuk anak-anak, tetapi membaca bersama anak, karena anak adalah pelaku utama dalam kegiatan membaca nyaring,” pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, PD GPMB Provinsi Riau berkomitmen untuk terus mendorong terciptanya masyarakat yang cerdas, berdaya, dan gemar membaca melalui gerakan literasi yang inklusif di seluruh wilayah Riau. (fir)
Comments (0)
Add Comment