Impian Rizka Amalia Bikin Film Berkualitas Akhirnya Temui Jalan Terang

SIDOARJO – TIRASTIMES : Rizka Amalia sudah sejak lama memiliki impian membuat film yang berkualitas. Sebuah film yang menggambarkan pesona keindahan negeri Indonesia. Akhirnya, impian tersebut saat ini telah menemukan jalan terang.

Rizka menjadi salah satu pendaftar yang lolos untuk menjadi peserta SCENE 2021. “Saya merasa bersyukur dan bangga bisa mewakili daerah Sidoarjo untuk menjadi peserta di SCENE 2021. Saya berharap bisa melanjutkan impian saya untuk membuat film yang berkualitas dan bisa menggambarkan pesona keindahan negeri Indonesia hingga mancanegara,” ujar Rizka Amalia, penyair yang karyanya sudah banyak dimuat di berbagai media massa ini, Senin (29/3/2021).

Sekadar diketahui, acara SCENE 2021 dibuka oleh Syaifullah, SE., M.Ec., Ph.D. Dalam sambutannya pada Rabu lalu (24/3/2021) di Hotel Doubletree by Hilton yang berlokasi di Jl. Tunjungan Surabaya, Syaifullah, Direktur Jenderal Industri Kreatif Film, Televisi, dan Animasi, Kemenparekraf menuturkan bahwa acara SCENE yang digelar ini diharapkan dapat menghidupkan kembali semangat dan kebangkitan perfilman di Indonesia. Karena itu, Syaifullah berharap para peserta dapat mengikuti acara dengan baik dan menyerap ilmu sebanyak-banyaknya dari para mentor.

Sebagai pemicu semangat untuk peserta, Syaifullah pun menjelaskan bahwa sudah ada skenario film dari acara SCENE tahun lalu yang saat ini sudah memasuki tahap produksi. Bahkan beberapa skenario yang ikut inkubasidi Jakarta juga dilirik para produser dan sutradara film ternama.

Acara yang digelar selama 4 hari (24-27/3/2021) diikuti 20 peserta dari pulau Jawa. 20 Peserta yang hadir berasal dari Sidoarjo, Surabaya, Tulungagung, Kediri, Lamongan, Gresik, Semarang, Surakarta, Jember, Banyuwangi, Madura, Cimahi (Jawa Barat), dan Bekasi.

Acara tersebut diselenggarakan oleh Direktorat Industri Kreatif Film, Televisi dan Animasi, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Acara tersebut merupakan tahun kedua yang diselenggarakan di kota Pahlawan. Kota Pahlawan menjadi kota pertama yang menjadi tempat diselenggarakannya SCENE 2021. Acara tersebut dilanjutkan di 4 kota lainnya, yakni Bandung, padang, makasssar, dan Labuan Bajo.

Dalam kesempatan yang sama, Gunawan Paggaru, ketua KFT, memberikan wawasan kepada para peserta yang hadir film tersebut tentang hal yang perlu disiapkan para peserta untuk bisa masuk dalam dunia film dan menjadi sineas.

“Hal yang perlu diperhatikan untuk menjawab tantangan industri perfilman era revolusi industri 5.0 adalah fokus pada sisi demand, tanpa melupakan sisi supply, tutur Gunawan.” Laki-laki kelahiran Sulawesi Selatan tersebut menambahkan bahwa untuk menjadi seorang kreator musti memiliki 3 hal, antara lain: critical thinking, creative thinking, dan growth mindset. Untuk itu, tindakan copy paste terhadap diri sendiri perlu dihindari agar mampu menghasilkan karya baru dan menarik. Semoga dengan adanya SCENE yang diselenggarakan ini mampu menghasilkan para sineas yang diharapkan dan membawa nama harum Indonesia hingga mancanegara.

Sama seperti peserta lainnya, Zaid Malbar, peserta dari Semarang mengungkapkan rasa syukurnya karena bisa terpilih menjadi peserta dalam acara SCENE 2021 di Surabaya. Dari acara tersebut, Zaid merasakan perbedaan antara menjadi sineas dengan profesi yang digeluti saat ini. Ternyata jauh berbeda, konsep film dan series dengan outline novel atau cerpen. “Semoga ke depannya bisa lebih spesifik lagi diadakannya, misal langsung penggarapan script dari ide cerita para peserta,” imbuhnya. (hs/bjt)

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan