Wanita Perti Riau-Puspa Serahkan Santunan untuk Santri, Guru Ngaji dan Jamaah Masjid Nurul Amal Palas

PEKANBARU: Ormas PD Wanita Perti Riau (WP Riau) bekerjasama dengan Forkom Puspa Lancang Kuning, Sabtu (27/3), WP menyerahkan santunan dan bantuan untuk santri, guru mengaji dan jamaah Masjid Nurul Amal, Palas, Rumbai Pekanbaru.

Secara rinci bantuan tersebut diantaranya kitab Iqro untuk anak-anak belajar ngaji Alquran, kain sarung bagi para santri dan guru mengaji serta ratusan masker dan pakaian layak pakai bagi masyarakat sekitar yang kurang mampu.

Penyerahan bantuan dan santunan tersebut langsung dilakukan Ketua PD Wanita Perti Riau, Dra. Hafny Ma’rifat dan Sekretaris Puspa, Agustiani kepada Pembina
Masjid Nurul Amal, Ustadz Drs. H. Muchsin Zaharie yang didampingi sejumlah pengurus .

Sejumlah pengurus WP Riau yang turut hadir antara lain Tutin Apriyani, SE (Sekretaris), Fawniah Rozak (Bendahara), Nursyamsani, Dra. Rosyimah, Mahfuzah, Maisarah dan lain-lain.

Ketua PD Wanita Perti Riau Dra. Hafny Ma’rifat dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini sebagai wujud kepedulian WP Riau yang berbagi pada bulan Sya’ban sekaligus memperkenalkan ormas Wanita Perti dan ormas Perti.

“Melalui bantuan dan santunan yang seberapa pun jumlahnya ini semoga dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkannya. Kegiatan ini sekaligus membangun syiar Islam di kota Pekanbaru,” kata Hafny.

Sementara Ustadz Drs. Muchsin Zaharir dalam sambutan dan ceramahnya menceritakan awal perkembangan Masjid Nurul Amal, Palas. Saat awal kepindahannya di kawasan Palas tersebut, tidak ada anak-anak mengaji dan tak ada kitab Iqro’ di mesjid Nurul Amal karena keterbatasan dana para pengurus. Namun, berkat kerja keras para pengurus secara bertahap mendapatkan donatur sehingga masalah tersebut dapat diatasi.

“Sejak masa pandemi, banyak pula donatur yang tidak dapat lagi membantu karena juga mengalami kesulitan ekonomi. Oleh sebab itu, bantuan dan santunan Wanita Perti Riau sangat bermanfaat bagi kami. Semoga di masa-masa mendatang selalu memberi perhatian buat kami,” kata Ustadz Muchsin yang juga pengurus Dewan Dakwah Islam Indonesia (DDII) Riau.

Terkait ceramah yang bertemakan ‘Sedekah’, Ustsdz Muchsin mengingatkan ada tiga amalan yang tak pernah putus pahalanya yakni doa anak yang soleh, amal jariyah dan ilmu yang bermanfaat. Momentum kegiatan ini sangat tepat karena sekaligus menyambut bulan suci Ramadhan. Nanti setelah puasa datang pula Hari Raya Idul Fitri yang ditandai dengan kewajiban zakat fitrah untuk membersihkan diri dan harta setiap orang beriman. (ns)

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan