PARADE PUISI 237 TAHUN PEKANBARU – Puisi Husnu Abadi (3)

PARADE PUISI
237 TAHUN KOTA PEKANBARU,
23 JUNI 1784-2021

Puisi-Puisi Husnu Abadi

Husnu Abadi
MUSYAWARAH SUNGAI


Seperti sebuah sungai di negeri ini. Selalu ada yang mengalir ke kanan. Dan banyak yang berbelok ke kiri.
Kalau engkau bertanya, mengapa demikian, aku tak tahu. Selalu saja ada sungai yang tidak suka bermusyawarah. Mereka memilih berpisah. Walau mereka berasal dari mata air yang sama, gunung yang sama.
Air mata duka. Mereka mengalir seperti sebuah roda. Membawa beban yang menggurita. Tak kenal lelah. Tak kenal gelisah.
Musyawarah sungai tak pernah usai. Seperti juga musyawarah kaum istana. Suara-suara miring banyak mengalir di tebing-tebing yang miring. Mereka tetap setia memberi kehidupan kepada sesama, sungai kanan dan sungai kiri.
Sungai-sungai bermata air. Tak ada yang saling mengingkari. Sampai jauh. Sampai tepi-tepi. Sampai ujung sebelah kiri.

Sungai Siak- Sungai Kampar
2012-2021.

Husnu Abadi
DESAMU, DIMANAKAH KINI

Menjelang senja, kuhampiri desamu
Langkah-langkah panjang kakiku, telah lama berpaling
menelantarkan rindu-rindu
Rimba dan sungai, burung dan dedaunan yang menyapa
Hanya terbayang dalam lukisan lama

seperti mengulang kaji lama, kita bersandar di sebelah kanan surau
sambil menyeduh kopi yang dibuat orang-orang tua
huruf-huruf yang biasanya hadir dalam mimpi
kini telah kehilangan suaranya
tak ada lagi huruf hidup yang tersisa
seperti juga rimba dan air sungai yang mengalir
yang tersisa
hanya air mata

bandar senapelan,
juni 2010

Biodata HUSNU ABADI
Ia termasuk deklarator Hari Puisi Indonesia (26 Juli), yang dideklarasikan di Pekanbaru (2012). Penerima Anugerah Sagang, sebagai Seniman Budayawan Sagang (2015), Anugerah Z. Asikin Kusumah Atmaja Program Pascasarjana UI Jakarta sebagai Penulis Buku Hukum (2014), Anugerah LDT Dua Terbilang UIR sebagai Sastrawan Budayawan Kampus (2007)
Buku puisi: Lautan Zikir (UIR Press 2004), Lautan Kabut ( UIR Press, 1998) dan Lautan Melaka (UIR Press, 2002), Di Bawah Matahari, 1981 dan Matahari Malam Matahari Siang, 1982 (bersama Fakhrunnas MAJ). Buku lainnya: Ketika Riau, Aku Tak Mungkin Melupakanmu (UIR Press, 2004) dan Leksikon Sastra Riau (UIR Press, 2009, bersama M. Badri)
Pendidikannya ada di Sekolah Rakyat Negeri No. IV di Mataram, Lombok (tamat 1962), SMP Baktiyasa di Singaraja (1965), SMA Muhammadiyah di Purwokerto (1968), Fakultas Tehnik Sipil di UNUD Denpasar (1969-1972 tidak selesai), FH UIR di Pekanbaru (1985), Magister Hukum UNPAD (1996), Program Doktor . pada Colgis UUM Malaysia (2013) Alamat Jalan Kelapa Gading 20, Tangkerang Labuai, Pekanbaru. (: mhdhusnu@law.uir.ac.id dan +62812 753 7054), dan kini sebagai Associated Professor pada Fakultas Hukum UIR.

Untuk pemuatan karya sastra (Puisi, Cerpen, Pentigraf, Esai, Pantun, Kritik, Resensi, Peristiwa Budaya, dan tulisan sastra lainnya) silakan dikirim melalui surel: redaksi.tirastimes@gmail.com

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan