Pentigraf : Kamboja Putih – R. Amalia

KAMBOJA PUTIH

“Tak usah patah hati begitu. Kau pasti akan menemukannya lagi,” bujuk Fatma kepadaku. Ia berusaha meyakinkanku yang sedari tadi manyun karena tak bisa menemukan bunga kamboja putih yang jumlah kelopaknya empat. Dari kemarin aku mencari bunga kamboja putih yang sudah kudapatkan dengan susah payah saat piknik di taman kota. Aku percaya bunga kamboja itu akan membawa keberuntungan seperti yang dikatakan kakek. Kakek pernah berujar apabila aku bisa menemukan bunga kamboja putih yang kelopaknya berjumlah empat, satu per satu impianku akan terwujud.

Kata-kata lelaki yang usianya sudah 96 tahun itu begitu mudah mengendap. Ibarat sihir yang memiliki kekuatan magis, kata-katanya meninggalkan kesan yang mendalam dan kuat. Aku sering mendengarkan kisah-kisahnya tentang perjuangan, petualangan, dan asmara. Kadang aku juga bertanya-tanya, apa benar semua kisah yang kakek ceritakan itu terjadi di kehidupan nyata. Sebab di antaranya ada kisah yang menurutku muskil terjadi. Ia bercerita tentang seorang anak kecil yang hidup di hutan bersama gorila. Aku tertawa setiap kali membayangkan kisah anak kecil itu. Namun, berbeda dengan kali ini. Kali ini aku terlanjur yakin dengan cerita kakek tentang kamboja putih.

Di mana aku terakhir meletakkan kamboja putih itu ya? Aku benar-benar pusing dibuatnya. Karena sibuk mencari kamboja putih, aku tertinggal lomba menulis cerita juga. Alamat… aku tak bisa menunjukkan kebolehanku dalam merangkai kata-kata. Belum lagi tugas sekolahku yang terbengkalai karena seharian mencari bunga kamboja. Bagaimana kalau yang diceritakan kakek benar. Sudah beberapa kesempatan baik kulewatkan. Anehnya, kakek malah nyengir-nyengir di bawah pohon beringin.

R. Amalia lahir di Surabaya, 2 Februari 1988. Pemilik nama asli Rizka Amalia ini aktif di kegiatan sastra dan terdaftar sebagai pengurus Dewan Kesenian Sidoarjo-Komite Sastra (2017-2022). Alumnus Sastra Indonesia Unesa. Kini berdomisili di Sidoarjo dan menjadi pengajar di SDIT Insan Kamil Sidoarjo.

Penulis buku puisi Anugerah dari Langit (Penerbit Mejatamu, 2017), Pesan Rahasia (Penerbit Mejatamu, 2017), dan kumcer Wajah yang Berbeda (Penerbit Mejatamu, 2021).

Karyanya dimuat di media cetak dan daring, di antaranya: Jawa Pos, Republika, Pikiran Rakyat, Harian Surya, Surabaya Post, Medan Post, Banjarmasin Post, Bangka Pos, Fajar (Makassar), Go Cakrawala (Makassar), Media Cakra Bangsa (Indramayu), New Sabah Times (Malaysia), Majalah PaMa (Malaysia), Utusan Borneo (Malaysia), Radar Mojokerto, Radar Banyuwangi, Bacapetra, dan Tirastimes.com.

Untuk pemuatan karya sastra (Puisi, Cerpen, Pentigraf, Esai, Pantun, Kritik, Resensi, Peristiwa Budaya, dan tulisan sastra lainnya) silakan dikirim melalui surel:
redaksi.tirastimes@gmail.com

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan