Pertahankan Ilmu di Akhirat Zaman: Safira Ramadani Mahfud

35
Tulisan Terkait

Loading

Jagat mencekam, bumi memburuk
Waktu terus berputar sesuai peran
kehidupan terus berjalan dengan perubahan
kekacauan, kebodohan dan membodohkan

Melihat tapi buta
Mendengar tapi tuli
Mengerti tapi tersesat
mengenali tapi asing

Ilmu menjadi kedok kebohongan
Ilmu menjadi kedok kelicikan
Ilmu menjadi kedok kesombongan
Ilmu menjadi Kedok mereka yang gila kehormatan

seiring dengan waktu yang berjalan
Tinta akan luntur
kertas akan hancur
terkikis oleh tangan pencari Rupiah

bangun dan sadarlah
bumimu berada di ambang kemirisan
temukan ilmu yang membawamu pada Tuhan
pegang dengan erat
tanamkan dalam jiwa dengan kekuatan

dimana kau temukan Ilmu itu
melangkahlah, telusuri setiap jalannya
bagaimana situasi kau dapatkan Ilmu itu
hadapilah, selesaikanlah setiap masalahnya

jika kekuatan ada pada tubuhmu
bergeraklah mengejar cahaya ilmu
jika kecerdasan diberikan kepadamu
berpikirlah tentang hakikat ilmu

nafasmu bukan untuk sia-sia
jiwamu bukan sekedar ciptaan tak berguna
otakmu bukan benda yang berdiam saja
carilah, kejarlah dan jagalah
Ilmu di akhir zaman menantang kepedulianmu.

Safira Ramadani Mahfud, Mahasiswa Universitas Islam Malang, Asal Madura.

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan