Puisi Muhammad Asqalani eNeSTe

Tulisan Terkait

MATA YANG TERHAPUS

beberapa hasta dari api karma,

ia telah gagal membakar dirinya.

sebab ia api tanpa sebab,

sejak muasal maha azali.

kami tak ingin mengenalnya, sama sekali.

lelaki pendek dengan betis berjauhan,

mata terhapus dan mengaku Tuhan.

keningnya menyimpan teka teki hitam,

hanya kau yang memiliki keyakinan seterang fajar,

yang akan menghunus pedang, bersiap menikam

tembusunya.

sebuah kitab telah dibuka,

sebuah ajaran telah dialirkan.

sungai-sungai atheis, penghakiman,

berat ringan sama-sama ditimbang.

duhai engkau yang memiliki mata.

Kubang Raya, 19 Juli 2022Muhammad Asqalani eNeSTe. Kelahiran Paringgonan, 25 Mei 1988. Menulis sejak 2006. Adalah Pemenang II Duta Baca Riau 2018. Mengajar English Acquition di TK Islam Annur Bastari dan English Daily Conversation di Smart Fast Education. Ia belajar Bahasa Spanyol secara otodidak. Menjadi Mentor Menulis Puisi di Asqa Imagination School (AIS). Aktif di Community Pena Terbang (COMPETER). IG: @muhammadasqalanie. Youtube: Dunia Asqa

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan