Puisi : Ya Gadis itu Tetap Berzikir, Karya Husnu Abadi

Biodata HUSNU ABADI Sebagai salah seorang deklarator Hari Puisi Indonesia (di Pekanbaru 22 November 2012), yang menyatakan HPI adalah 26 Juli.Tahun 2015, ia terpilih sebagai penerima Penghargaan Yayasan Sagang untuk kategori Seniman/Budayawan Pilihan Sagang setelah sebelumnya di Tahun 2008 dianugerahi Sastrawan/Budayawan Pilihan Lisendra Dua Terbilang UIR. 

Menulis antologi puisi Di Bawah Matahari (1980) dan Matahari Siang matahari malam (1981) bersama Fakhrunnas MA Jabbar. 

Lautan Zikir (UIR Press 2004), merupakan kumpulan puisi tunggalnya yang ketiga setelah Lautan Kabut ( UIR Press, 1998) dan Lautan Melaka (UIR Press, 2002), sedangkan buku esei sastra berjudul Ketika Riau, Aku Tak Mungkin Melupakanmu (UIR Press, 2004), dan Leksikon Sastra Riau (2008) bersama M. Badri.

Mengikuti pertemuan sastra: di Melaka (Festival Gendang 2002), Selangor (Hari Puisi Nasional 2004),  Johor (Kongres Kebudayaan Melayu 2004), Terengganu (DMDI 2007), Brunei Darussalam (PPN Juli 2010),  Tanjungpinang (PSN Oktober 2010), Singapore (Mei 2011), Samarinda(Borneo Juli 2011),  Pattani (PPN  November 2015), Singapore ( 30/31 Januari 2016), Kinabalu Sabah ( Mahrajan Kesusasteraandan Kesenian Islam, 20-21 Mei 2016), Kuala Lumpur (2,3 September 2016, Pertemuan Penyair Asean / Pena-Dewan Bahasa Pustaka-ITBM), Pulara (Ipoh, 2018), FSIGB (2019 di Bintan), Numera/ Santun 79 (KL 2020).
Kini bermastautin di  Jln. Kelapa Gading 20, Kel. Tangkerang Labuai, Pekanbaru-Riau. (E-mail :mhdhusnu@law.uir.ac.id dan  HP 0812 753 7054), Pekerjaandosen, LektorKepala/Associated . Professor pada Program Studi  Magister Ilmu Hukum UIR

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan