Airin oh Airin: Puisi Yehezkiel Sihombing

Di bawah selangkangan langit, dalam himpit ruang waktu berpadu,
diagnosis waktu berseru: potret inkarnasi dewi perdamaian.

Arin, oh putri jelita,
bijak semerbak walau badai memeluk akarmu.
Figur sempurna, abdi Pencipta,
terlahir damai—bukti semesta tak berutang janji.

Airin, oh Airin,
kau kelindan antara tanah dan langit.
Akar mu gelumat pada nyata.
Pucuk embara pada yang belum diberi nama,
kelopak harapmu teduhkan nista.

Airin, oh Airin,
sempurna sudah bulu sayapmu, kokoh kini akar sucimu.
Terbanglah tinggi, sebarkan damai,
sampai senja menelan hari.

Aceh, 25 Mei 2026.

CATATAN:

17 tahun yang lalu
22-05-2009 telah lahir gadis jelita pembawa damai.

Comments (0)
Add Comment