ANBK, Momok Bagi Sekolah Terpencil: Catatan Sri Marlini,S.Pd, Shafira Baroroh,S.Pd, M. Firdaus Al-Fikri,S.Pd, dan Asmiah,S.Pd.

Pesatnya kemajuan zaman dan perkembangan teknologi saat ini, sangat berpengaruh pada dunia pendidikan. Dari tahun ke tahun, pemerintah berusaha memberikan terobosan-terobosan terbaru untuk meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia. Sudah beberapa kali pendidikan di Indonesia mengalami perubahan Kurikulum yang berimbas kepada guru dan siswa yang berada di daerah terpencil.
Semenjak dihapuskan Ujian Nasional dan digantikan dengan ANBK (Assemen Nasional Berbasis Komputer), banyak kendala yang dihadapi oleh sekolah-sekolah yang jauh dari kabupaten. Kendala yang sangat besar oleh sekolah-sekolah yang jauh dari kota kabupaten adalah salah satunya penggunaan alat-alat teknologi. Penggunaan teknologi tentunya memerukan jaringan atau sinyal yang memadai. Sementara, keberadaan sekolah yang letaknya jauh dari kabupaten terkendala dengan jaringan. Hal ini menjadi momok tersendiri bagi sekolah-sekolah terpencil, mengingat setiap akan diadakan ANBK, sekolah-sekolah tersebut tidak hanya mencari lokasi yang ada akses internetnya, tetapi juga harus melengkapi peralatan untuk ANBK seperti laptop/komputer.
Menurut pengalaman dan pengamatan penulis, sekolah-sekolah yang jauh dari akses internet harus menyewa atau meminjam perlengkapan untuk ANBK ke sekolah-sekolah yang memiliki sarana lengkap untuk ANBK. Ketika satu masalah teratasi, masalah yang lain juga timbul seperti penuturan salah satu peserta ANBK “saya tidak pandai mengoperasikan laptop/komputer”. Untuk siswa tingkat SMP atau SMA mungkin sudah pandai menggunakan teknologi, tetapi untuk tingkat anak SD hal tersebut masih menjadi kendala.
Oleh sebab itu, kemajuan teknologi sangat berpengaruh pada dunia pendidikan. Semua yang terlibat dalam dunia pendidikan mulai dari siswa, guru, tenaga pendidik, dan kepala sekolah harus bisa mengikuti perkembangan teknologi agat tidak tertinggal terhadap perkembangan teknologi. Selain itu, masih banyak guru yang tidak pandai menggunakan teknologi. Agar mutu pendidikan semakin meningkat, maka mutu tenaga pendidikan juga harus dibenahi.

Penulis: Sri Marlini,S.Pd, Shafira Baroroh,S.Pd, M. Firdaus Al-Fikri,S.Pd, dan Asmiah,S.Pd. (Mahasiswa Pascasarjana Pendidikan Dasar Universitas Riau)

Comments (0)
Add Comment