Antara Sungai Yang Membelenggu Raga | Puisi : Mulyati Umar

ANTARA SUNGAI YANG MEMBELENGGU RAGA

apa yang diingat sungai dari airnya?

barangkali hanya gemericik dan deras arusnya yang mengelus tepian

apa yang dikenang dari sungai akan riaknya?

atau barangkali  bayangan pepohonan yang hilang oleh riaknya

apa yang disimpan air dari riaknya?

selain dari tenangnya yang menghanyutkan

apa yang disembunyikan sungai, air dan riak dari keelokkannya

barangkali hanya resah yang menghadirkan galau kala hujan deras di hulu.

yang mampu menyapu semua rasa yang telah lama membelenggu raga

Pekanbaru, Januari 2022

Mulyati Umar, kelahiran Situjuh Gadang, 12 Desember. Keseharian sebagai Kepala SD Negeri 144 Pekanbaru, Blogger dan Penulis Skenario, Puisi, Cerpen. Bergiat di Forum Lingkar Pena Wilayah Riau (FLP), Rumah Baca Mentari Sago, Indonesia Scriptwritter Community (ISC) dan Mata Sinema Indonesia (MSI). e_mail:mulyatiu1212@gmail.com, Hp. 08127674622

puisisastra
Comments (0)
Add Comment