Pemuisi Jalanan
begadang adalah jalan satu-satunya memperkaya kosakata
baru-baru ini sang pengembara waktu giat menunaikan ibadah puisi
menuangkan adagium ke dalam batang tubuh
mencatat takaran yang perlu diurutkan dari lembar pertama hingga berikutnya
mempertimbangkan kelayakan pembuatan sepenuhnya
sekiranya belum sepaham, wajib mencocokkan ulang nomor seri yang telah direkomendasikan
tanpa rasa iba, satu per satu mulai tumpas
sia-sia mengaktifkan kata baku jika puisi singkat tak dapat membangkitkan gelora jiwa
Ketapang, 30 Juni 2026
Amanda Amalia Putri, lahir di Banyuwangi. Mengisi waktu luangnya dengan menulis puisi. Puisi-puisinya
termuat di Banera.id, Bantenhejo.com, biliksastra, darus.id, KBA News, Madurapers, Mbludus.com,
MediaKTM, NOLESA.COM, Riausastra.com, Salik.id, pronesiata.id, Sanggam.id, SumenepNews.com, dan
sepenuhnya.com. Beberapa puisinya termuat dalam buku antologi bersama antara lain: Pengembara
Rindu(2020), Senandung Bait Cinta Pertama(2023), Gugur Cinta ke Pelukan Rindu(2023), Rahasia Hati
Yang Tak Pernah Terucap(2023), Simpul Rasa(2023), dan Aku di Garis Penantian(2024), Jejak Masa
lalu(2025), dan Luka yang tak Bersuara(2025).
termuat di Banera.id, Bantenhejo.com, biliksastra, darus.id, KBA News, Madurapers, Mbludus.com,
MediaKTM, NOLESA.COM, Riausastra.com, Salik.id, pronesiata.id, Sanggam.id, SumenepNews.com, dan
sepenuhnya.com. Beberapa puisinya termuat dalam buku antologi bersama antara lain: Pengembara
Rindu(2020), Senandung Bait Cinta Pertama(2023), Gugur Cinta ke Pelukan Rindu(2023), Rahasia Hati
Yang Tak Pernah Terucap(2023), Simpul Rasa(2023), dan Aku di Garis Penantian(2024), Jejak Masa
lalu(2025), dan Luka yang tak Bersuara(2025).