Pekanbaru-Tirastimes:-SMPN 13 Pekanbaru yang berada di jalan Thamrin Kec Sail memiliki cara kreatif untuk mengenalkan budaya indonesia dan Bhineka Tunggal IKa, ini dapat dilihat dari kegiatan yang diadakan dengan mengadakan kegiatan Gelar Karya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang di ikuti oleh siswa kelas 7.1-7.10.
Kegiatan gelar karya P5 bertemakan Kreatifitas Lokal dan Suara Demokrasi. Kegiatan dibuka oleh Kepsek Zurdianto M.Pd, turut hadir perwakilan Disdik Kota, Pengawas Sekolah,Komite Sekolah, dan para orang tua. Kamis, 30 November 2023.
Gelar Karya menampilkan sekitar 10 stand yagn berisi ide-ide kreatif para siswa yang diwujudkan dalam praktek, diadakan di aula indor basket SMPN 13, beberapa karya yang ditampikan bertemakan lingkungan seperti polusi, karbon, penanam pohon, kemudian tentang pesta demokrasi di lingkup pemilihan ketua osis lengkap ditampilkandengan kotak suara dan kertas suara. Kemudian ada juga berkaitan dengan kesehatan seperi apotek hidup, beberapa tanaman yang ditanam/ditampilkan seperti jahe merah, jahe putih, serai, lengkuas, kunyit dll. Serta betemakan pencegahan perundungan bagi pelajar.
Diantara beberapa stand yang ditampilkan, seperti yang dilakukan oleh kelas 7.2 menampilkan minuman sehat dari jahe merah, para pengunjung datang mendapatkan minuman jahe merah gratis hasil buatan siswa, saat diminum rasanya semriwing apalagi kegiatan di sekolah dalam kondisi cuaca hujan. Sementara itu Kelas 7.6 menampilkan stand yang berbeda serta kreatif, memadukan kain batik dan pohon literasi.
Menurut Kepsek SMPN 13 Pekanbaru saat membuka, Zurdianto M.Pd, mengatakan, hasil karya yang ditampilkan oleh siswa merupakan proses belajar dikelas yang berlangsung selama satu semeseter kemudian di praktekkan dalam kurikulum merdeka yaitu P5. Kegiatan ini juga dalam upaya menggali ide ide kreatif siswa dan inovasi, siswa siwa memiliki cara kreati yang berbeda beda, dan unik namun tetap di pandu oleh guru guru.
” Saya apresiasi para guru yang telah berhasil melaksanakan gelar karya, ini sejalan dengan program SMPN 13 untuk mewujudkan sekolah SMART. Dari kegiatan ini juga menampilkan ragam budaya di Indonesia, seperti pakaian adat batak, dayak, kalimanantan, jawa, Minang dll. Para siswa semakin mengenal budaya Indonesia dan generasi Pancasila, saya juga mengucapkan terima kasih dukungan para orang tua,” Ujar Zurdianto.
Sementara itu salah seorang orang tua atau komite sekolah Widi SH MH memberikan apresiasi program-program terobosan yang dilakukan Kepsek Zurdianto. ” Apa yang dilakukan sekolah ini memberikan nilai baik, tidak hanyak bagi siswa tapi juga sekolah, kita harapkan dengan kegiatan gelar karya ini, anak anak kita mulai terlatih untuk berkreatifitas. Tidak hanyal soal kreatifitas namun sekolah ini juga memperkuat kegiatan religius seperti yang dilakukan tiap pagi dengan mengaji dll.” ujar widi yang berprofesi sebagai advokat.