Berjuang di Senayan Untuk BPJS Kesehatan Gratis, Ini Sosok Dokter Zul Asdi SP B Caleg PKB Dapil Riau 1

PEKANBARU-TIRASTIMES:- Dokter Zul Asdi, seorang dokter dengan pengalaman lebih dari 30 tahun dan pernah mendapat amanah sebagai ketua IDI Riau, telah berazam untuk maju sebagai calon anggota DPR RI dari PKB dari Dapil Riau I nomor urut 4. Dapil Riau 1 meliputi Bengkalis, Kab. Kepulauan Meranti, Kab. Rokan Hilir, Kab. Rokan Hulu, Kab. Siak, Kota Dumai, dan Kota Pekanbaru.

Ditemui usai mengisi dialog podcast di salah satu resto di kawasan bisnis Gobah di Kec Sail Pekanbaru, ia berjanji dan berjuang untuk membawa perubahan yang mendasar untuk masyarakat seperti pendidikan dan kesehatan.

Pria berkacamata yang mengenyam pendidikan dokter spesialis bedah ini merasa prihatin dengan sulitnya masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan berkualitas, terjangkau dan murah. Jika terpilih dan duduk di senayan di 2024, ia ingin berusaha mewujudkan akses kesehatan gratis, berkualitas, dan terjangkau.

” Satu diantara perjuangan saya adalah iuran BPJS Kesehatan Gratis, khususnya untuk masyarakat miskin atau kelas III. Kesehatan ini adalah hak dasar, ujar alumni Magister Ilmu Hukum Unilak ini.

Dijelaskannya, setiap hari melihat permasalahan kesehatan dirasakan masyarakat, dokter, tenaga kesehatan, dan rumah sakit. Kita butuh orang dari praktisi kesehatan untuk mewujudkan SDM sehat, mencapai Indonesia emas 2045,

Zul Asdi mengkritisi keterbatasan layanan kesehatan pemerintah, terutama dorongan untuk mencari uang di Puskesmas dan rumah sakit umum. Ia mengkritisi penghapusan mandatory spending anggaran kesehatan lewat UU Kesehatan 2023, menekankan bahwa anggaran kesehatan dari APBN dan APBD harus tepat sasaran.

“Sekarang kita dengar orang mengeluhkan jadwal operasi lama, antrean berobat, ICU penuh. BPJS pun itu harusnya semua gratis. Tidak boleh ada orang yang tidak bisa berobat di negara yang kaya raya ini. Fasilitas kesehatan harus merata, jangan ada lagi daerah yang tidak ada dokter, apalagi kekurangan obat,” tambahnya.

Puskesmas juga menjadi perhatian Zul Asdi. Ia berpendapat bahwa peran Puskesmas harus diperkuat, lebih dari sekadar tempat berobat. Puskesmas seharusnya melayani langsung masyarakat, bahkan dengan mendatangi rumah-rumah untuk mencegah masalah kesehatan. Jika telah duduk nanti niatnya untuk memperkuat regulasi kesehatan bagi masyarakat kurang mampu akan menjadi prioritasnya.

Zul Asdi dokter kelahiran Padang 5 Desember 1965. sejak kuliah aktif dalam berorganisasi,pernah ketua senat mahasiswa Kedokteran Unand periode 1987-1989. Selain itu, ia ditunjuk sebagai perwakilan wilayah Sumatera untuk Ikatan Senat Mahasiswa Indonesia periode 1990-1992

Mengenyam pendidikan S1 kedokteran di Universitas Andalas Sumbar, kemudian melanjutkan pendidikan dokter spesialis bedah di Universitas Padjajaran Bandung, meski telah memiliki pendidikan Magister bidang kedokteran, keinginan untuk belajar hukum ia tempuh dan kuliah di tahun 2020 di Universitas Lancang Kuning, dan pada 2022 bersama istri berhasil menyelesaikan Magister Ilmu Hukum Sekolah Pascasarjana Unilak.

Comments (0)
Add Comment