Bertatap dengan Selembar Layar: Puisi Salman Al Farisi

Di ruang pengap,
mesin tik memekik,
menghardik.

Aku serupa jenazah
dibentak Munkar-Nakir.

Di hadapanku, selembar
layar menyinari—dan kupikir
inilah ilham ilahi.

Barangkali.

Lima jam berlari,
aku tiba di neraka,
disiksa diksi dalam
benak sendiri.

Salman Al Farisi adalah seorang mahasiswa program studi Bahasa dan Sastra Arab di Universitas Ahmad Dahlan. Kelahiran 29 Oktober 2005, di Natuna, Kepulauan Riau. Aktif menulis berbagai macam karya sastra sejak SMA dan sempat ditunjuk sebagai ketua redaksi dalam kegiatan jurnalistik di sekolahnya. Saat ini bermukim di Yogyakarta dan aktif di kegiatan kesusastraan.

Comments (0)
Add Comment