PELALAWAN – TIRASTIMES : PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) kembali raih penghargaan sebagai Perusahaan dengan CSR Terbaik tahun 2020 dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan.
Penghargaan ini langsung diserahkan oleh Bupati Pelalawan, H M Harris pada kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Pelalawan yang mengangkat tema “Peningkatan Perekonomian Melalui Pengembangan Pusat Industri dan Pariwisata Menuju Pelalawan Maju” di Gedung Daerah Datuk Laksemana Mangkudiraja, Pangkalan Kerinci, Rabu (10/3/21).
Ia mengapresiasi atas kerjasama semua pihak, baik itu pemerintah, dunia usaha dan tokoh masyarakat dalam pembangunan Pelalawan selama ini. Jika tidak ada kolaborasi tersebut, tidak mungkin Pelalawan menjadi salah satu daerah peluang investasi dalam persaingan global.
- Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2: oleh Shamsi Ali Al-Nuyorki*
- Fakultas Pertanian Unilak Gelar Kuliah Umum: Bedah Nilai Tukar Rupiah & Masa Depan Industri Perkebunan Riau 2026
- Dr. Maxaxai Indra Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin APHTN-HAN Riau Periode 2026–2031
- Daycare Lansia PDA Kota Pekanbaru Resmi Luncurkan Sekolah Lansia. Momentum Milad Aisyiyah ke-109, Wujud Nyata Pemberdayaan Lansia Bermartabat
- Tawaf Wada’ Tahun Ini: Puisi Ana Lailatul Fauziah
“Pemda menyekolahkan anak-anak di daerah ini supaya cerdas dan terampil dalam menghadapi persaingan ke depan. Saatnya kita semua mengubah pola pikir agar dapat bersaing dengan negara luar dan tidak menjadi penonton di negeri sendiri, khususnya daerah Pelalawan” tuturnya melalui rilis.
Community Development Head RAPP, BR Binahidra Logiardi mengatakan program CSR perusahaan berkontribusi positif pada pembangunan daerah. RAPP menyelaraskan program-program CSR yang berfokus pada peningkatan akses dan kualitas pendidikan, dukungan kepada kesehatan masyarakat dengan fokus pada pelayanan dan infrastruktur kesehatan, nutrisi bayi dan ibu hamil serta akses air bersih yang berkelanjutan.
“Selain itu fokus kami juga pada link and match antara dunia pendidikan dan industri dalam mendukung program vokasi. Lalu, Pemberdayaan masyarakat dalam bidang pertanian dan pengembangan UMKM untuk pengembangan produk lokal, promosi, pengembangan pasar dan e-commerce. Dan terakhir pelibatan masyarakat dan pemangku kepentingan dalam mendukung kegiatan sosial budaya dan infrastruktur,” jelas Binahidra.
Program-program ini, dilanjutkan Binahidra, merupakan bagian dari visi APRIL 2030 di mana perusahaan berupaya mendorong tercapainya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/ SDGs) di Indonesia pada tahun 2030. APRIL 2030 juga mendorong kemajuan inklusif untuk pembangunan ekonomi berkelanjutan di Indonesia melalui serangkaian inisiatif dalam menyediakan mata pencaharian. (hs/rlsdp)