Kau tabur bunga-bunga asmara
Dibalik resah yang tertanam
Bulir-bulir itu menetes perlahan
Mengunjungi dua bagian rona pipi
Sehabis curiga melintas dalam imajinasimu
Kau semakin prontal menunjukkan rasa
Meluapkan emosi yang menggebu
Takut, kesal, bahkan trauma melebur
Menjadi kasih
Aku menikmati pada fase ini
Fase dimana kau sedang mengungkap sendiri
Deskripsi sayangmu
Tanpa aku bertanya
Sayang, aku mencintaimu
Subang, 27 Juli 2024
Dewis Pramanas, Pria sederhana kelahiran Kabupaten Subang 01 Maret ini suka berimajinasi untuk mendapatkan ide dalam menulis. Hobi menulis puisi dan bermain musik. Beberapa karya puisinya termuat di media online dan buku antologi, selain itu ia juga aktif mengajar di SDN Ciberes kabupaten Subang, bisa temukan jejaknya di medsos pribadinya IG: @dewispramanas
Semakin menarik puisi2 di rubrik ini