Dosen Unilak Kenalkan Pendidikan Lingkungan Kepada Siswa SDTQ Anas Bin Malik Pekanbaru

PEKANBARU-TIRASTIMES:-Dosen Fakultas Kehutanan dan Sains Universitas Lancang Kuning (Unilak) melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di SDTQ Anas Bin Malik Pekanbaru, Riau. Pada kesempatan itu mereka memperkenalkan pendidikan lingkungan kepada siswa.

Dosen yang melaksanakan Pengabdian Kepada Masysrakat pada Jumat 12 Januari 2024 tersebut adalah
Dr Sri Rahayu Prastyaningsih SHut MSi (Ketua) bersama dua anggota yakni Azwin SHut MSi dan
Sri Wahyuni SSi MSi.

Dididikan pada tahun 2022 oleh Yayasan Anan bin Malik, SDTQ Anas bin Malik memfokuskan siswa pada pendidikan agama islam berlandaskan Al-quran dan As-sunnah. SDTQ Anas bin Malik belum memiliki gedung sekolah. Kegiatan belajar mengajar dilakukan di beberapa rumah dalam satu kompleks perumahan yang disewa oleh yayasan.

 

Sebagai sekolah yang masih baru berdiri dan keterbatasan jumlah siswa tentunya membuat fasilitas sekolah masih kurang dan belum ada kegiatan ekstrakulikuler untuk anak-anak.

“Ekstrakulikuler tentang budidaya tanaman merupakan salah satu cara untuk mengenalkan pendidikan lingkungan dan menghasilkan makanan sehat. Budidaya tanaman di dalam pot merupakan solusi untuk lahan sekolah yang terbatas,” kata Sri Rahayu.

Sri menjelaskan, dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat tersebut didapati fakta bahwa siswa SDTQ Anas bin Malik belum memiliki kegiatan ekstrakulikuler, memiliki lahan terbatas, dan belum memiliki pengetahuan dan ketrampilan tentang budidaya tanaman dalam pot.

“Solusi yang ditawarkan kepada mitra pengabdian disesuaikan dengan permasalahan yang dihadapi, yaitu sosialisasi dan penyuluhan mengenai budidaya tanaman dalam pot serta praktek menanam dan memeliharan tanaman sayuran,” jelasnya.

 

Dia juga menambahkan bahwa dalam kegiatan yang diikuti sebanyak 18 orang yang merupakan gabungan dari kelas IV, V dan VI itu diberikan dalam bentuk ceramah tentang mengenal budidaya tanaman sayuran dalam pot, praktek menanam sayuran dalam polibag dan evaluasi pertumbuhan tanaman dalam polibag.

“Hasil kuisoner sebelum dilakukan sosialisasi, siswa sudah memiliki pengetahuan tentang budidaya tanaman sebesar 46,82% sedangkan setelah dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat meningkat sebesar 95.24%. Persentase hidup tanaman dalam satu bulan adalah 55,6%<” imbuhnya. **

Comments (0)
Add Comment