Game Boy: Puisi Amanda Amalia Putri

Mengatur ulang nama pengguna, kata sandi untuk mengakses permainan
Membuka kolom percakapan
Pertukaran data antar pemain dengan menggunakan link
Membaca buku panduan yang bersangkutan dengan penggunaan item, aturan waktu, dan pelanggaran
Pada level pertama diwajibkan mengalahkan semua musuh dengan tangan kosong
Koin berada di atas balok bertanda tanya
Berlari dan melompati prajurit yang sedang menjaga pertahanan kastil
Taburan air garam melemahkan akar pohon
Jamur berwarna merah telah dilengkapi oleh penambahan jumlah kekuatan
Setiap karakter direpresentasikan oleh angka biner 8-bit
Bukti kepemilikan akan diaktifkan jika memperoleh rasio kemenangan

Ketapang, 07 Oktober 2025

Amanda Amalia Putri, lahir di Banyuwangi, 28 Februari 2004. Mengisi waktu luangnya dengan menulis puisi. Puisi-puisinya termuat di Banera.id, Bantenhejo.com, biliksastra, darus.id, KBA News, Madurapers, Mbludus.com, MediaKTM, NOLESA.COM, Pronesiata.id, Riausastra.com, Salik.id, Sanggam.id, SumenepNews.com, sepenuhnya.com, Tirastimes.com. Beberapa puisinya termuat dalam buku antologi bersama antara lain: Pengembara Rindu(2020), Senandung Bait Cinta Pertama(2023), Gugur Cinta ke Pelukan Rindu(2023), Rahasia Hati Yang Tak Pernah Terucap(2023), Simpul Rasa(2023), dan Aku di Garis Penantian(2024), Jejak Masa lalu(2025), dan Luka yang tak Bersuara(2025).

Comments (0)
Add Comment