Redaktur: Fitriana Setyaningrum
PEKANBARU, TIRASTIMES – Gubri mengukuhkan Pengurus baru Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau periode 2017-2022 kemarin di Balai Adat Melayu Riau Jalan Diponogoro, Sabtu (29/07/2017).
Gubernur Riau mengucapkan tahniah kepada pengurus baru Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau.
“Mulai dari Majelis Kehormatan Adat (MKA), Dewan Pimpinan Harian (DPH), dan seluruh pengurus yang akan dilantik periode 2017-2022 saya mengucapkan tahniah,” ucap Ir H Arsyadjuliandi Rahman MBA kepada wartawan (SC).
Selanjutnya, Andi Rahman mengatakan tentu dengan pengukuhan ini harapan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dan masyarakat Riau kepada LAM Riau sangat besar karena kita mempunyai visi 2020 yang mengenai kebudayaan Melayu untuk menjadi pusat kebudayaan melayu di Asia Tenggara.
- Pemuka Masyarakat Riau dalam ‘Tali Berpilin Tiga’ Siapkan Apel Akbar, Gugat Pusat soal Pemangkasan DBH Migas dan Keadilan Fiskal
- UIR Dukung Seminar Karhutla dan UKW JMSI Riau, Siapkan Kerja Sama Berkelanjutan
- Pantun Majelis Menuntut Ilmu: oleh Hendrizon Bin (Alm) Nashruddin Zakaria
- “Berikan Kami Napas”: Sekolah Sirkular Serukan Perlindungan Hak Anak atas Udara Bersih
Untuk itu, tentu Pemprov Riau tidak bisa berjalan sendiri dan harus berjalan bersama dengan partner Pemprov Riau yakni LAM Riau untuk mencapai visi tersebut.
“Dengan pengurusan yang besar, dengan struktur organisasi yang lengkap tentu bisa bersinergi bersana Pemprov Riau melalui OPD terkait supaya segera kita bisa mencapai visi Riau 2020 khususnya di kebudayaan melayu,” tambah Andi.
Lebih lanjut, dia mengatakan, tugas dan fungsi LAM Riau ini akan menjadi prioritas anak Riau bagaimana dalam budaya yang sebenarnya dari dulu sudah mempunyai budaya melayu dan dilestarikan untuk bersikap jujur serta disiplin, berani menoreh integritas.
“Kita berharap Pemprov Riau bersama LAM bisa mengembangkan masyrakat Riau ini mejadi masyarakat yang berintegritas,” harapnya.