Jazirah yang Basah: Puisi Firman Wally

jazirah semakin basah saja
hujan menangkap jendela mobil
terlihat wajah cantik di sana
tapi ada pipi yang lembab gelisah

terdengar klakson sepeda motor
yang gemertaran
semacam tumbuh tanpa pelukan

jalan raya sunyi
tapi di kepala ramai sekali
kenangan berkeliaran
mencari kawan lama
yang pergi entah ke mana…

sahut-sahutan di tanah lapang
terngiang, mataku hitam berlinang
adakah yang mengunci diri dalam jeruji sepi?

kamu menangis
tidak
itu, air matamu luruh
tidak
aku sedang tersenyum dengan caraku sendiri
meskipun belati menusuk bergilir

siapa mereka
kamu cari tau saja dengan caramu sendiri

Tahoku, 25 Juni 2024

Comments (0)
Add Comment