jazirah semakin basah saja
hujan menangkap jendela mobil
terlihat wajah cantik di sana
tapi ada pipi yang lembab gelisah
terdengar klakson sepeda motor
yang gemertaran
semacam tumbuh tanpa pelukan
jalan raya sunyi
tapi di kepala ramai sekali
kenangan berkeliaran
mencari kawan lama
yang pergi entah ke mana…
sahut-sahutan di tanah lapang
terngiang, mataku hitam berlinang
adakah yang mengunci diri dalam jeruji sepi?
kamu menangis
tidak
itu, air matamu luruh
tidak
aku sedang tersenyum dengan caraku sendiri
meskipun belati menusuk bergilir
siapa mereka
kamu cari tau saja dengan caramu sendiri
Tahoku, 25 Juni 2024