Pada satu fragmen waktu
hujan menyibak luka lama
di bilik-bilik kenangan
Genangan menjelma air bah
membuatku terbawa arus ke muara pilu
Tiada satu pun tangan terulur
Meski telapak jemariku menengadah
Pada satu fragmen waktu
Aku berserah
Kubiarkan air mengukir jejak di pipi
dan mengalir
Menuju samudra kepedihan
Makassar, 28 Januari 2025