Kangen Emak: Puisi Sri Rahayu WPC

Emak, dari rahimmu aku terlahir
Emak, begitu berat hidupmu
Demi anak-anakmu engkau rela berpeluh darah
Tertatih langkahmu di bawah terik langit Bandung

Meninggalkan kami bertiga
Di bawah atap gubug
Dalam pelukan nenekmu yang renta dan tak berdaya
Namun, tak ada pilihan bagimu
Selain merelakan aku kepada kakak iparmu

Terpisah jarak denganmu membuatku merana
Karena aku kehilangan kasihmu
Kurindukan hingga 30 tahunan

Emak, delapan tahun bersamamu adalah kebahagiaan untukku
Sebelum akhirnya terpisahkan untuk selamanya
Emak, aku kangen senyum semringahmu yang meneduhkan duniaku
Emak, aku kangen dirimu hanya alfatihah yang mampu membalut rasa

Jakarta, 22 Desember 2024  09.27

Sri Rahayu lahir di Brebes, 47 tahun yang lalu. Owner Bimbel RUMAH Belajar Mentari Jakarta. Eks Kepala Sekolah Paud. Juara 3 ABA XIX. Juara Favorit 1 ABA XIX, menguasai even menulis Puisi dan cerpen secara nasional di berbagai even lomba. Senang menulis sejak SD. Kini aktif di: Writerpreneur Club; Salisma Project; di Inspro; di ATP Sumatra; di Asqa Imagination School, Ruang Kata, Competer Indonesia, Kepul dan Competer Jabodetabek, dll

Comments (0)
Add Comment