Memory Putih-Abu: Puisi Umi Hanin

lama sejak kepergianmu
aku tak lagi mengenal cuaca selain rindu
nelangsa bersama sebaris puisi yang terbakar kenangan

kesedihan retak meratap
perpisahan membuat duniaku gelap
ingatan ini
kerap membuat air mataku pecah berhamburan

biru kenangan yang terjalin
adalah memori tak terganti
aku coba mencarimu
dari balik peta tembok sekolah musim lalu
tak kutemukan
kecuali siluet senyummu yang menawan
bayang pada genang sisa gerimis tadi malam

Tangerang, 10 Desember 2024

Umi Hanin lahir di kota Tangerang dan menetap di kota yang sama. Anak bungsu dari lima bersaudara. Mengawali terjun ke dunia literasi akhir tahun 2021. Pernah mengikuti Komunitas Menulis Online (KMO) batch 52. Pernah belajar di Asqa Imagination Scholl (AIS) dan Ruang Kata (RK). Penulis bisa dihubungi lewat IG: @UmiHanin49

Comments (0)
Add Comment