Pekanbaru-Tirastimes: – Universitas Lancang Kuning Riau berhasil meraih hibah Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) untuk tahun kedua 2023, setelah dimulai pada tahun 2022, untuk pemantapan program MBKM, diadakan kegiatan lokakarya pengembangan kurikulum dalam mendukung 8 Bentuk Kegiatan Pembelajaran Merdeka Belajar Kampus Merdeka (BKP MBKM), Rabu, 23/08/2023 yang diadakan di Aryaduta.
8 BPK MBKM yaitu 1) Magang/Praktik Kerja; 2) Pertukaran Pelajar antar Prodi; 3) Kegiatan Kewirausahaan; 4) Asistensi Mengajar di Satuan Pendidikan; 5) Studi/Proyek Mandiri; 6) KKN/KPM Desa Tematik; 7) Riset/Penelitian dan 8) Program Kemanusiaan
Lokakarya dibuka oleh Wakil Rektor I Unilak Dr Zamzami dengan menghadirkan narasumber untuk sesi pagi guru besar dari IPB University Prof Dr Ir Lailan Syaufina. Sesi siang dari dunia Industri yaitu BPJS Ketenagakerjaan Pekanbaru Kepala Bidang Korporasi dan Institusi Dina Khairina Deputi Kepala Bank Indonesia Provinsi Riau.
Peserta lokakarya adalah Wakil Dekan I, Kaprodi, Tim PKM dan dosen di 9 Fakultas yang ada di Unilak. Dr Zamzami dalam sambutanya mengucapkan terima kasih kepada Prof Dr Lailan yang telah jauh jauh datang dari Bogor ke Bumi Lancang Kuning Unilak untuk memberikan materi dan saran mendukung program MBKM Unilak.
” Perlu diketahui lokakarya yang dilaksanakan merupakan kegiatan lanjutan terkait Unilak berhasil meraih hibah MBKM tahun 2022, dan ini tahun kedua pelaksanaanya. Kami meminta semangat dan dukungan tim MBKM untuk dapat menyelesaikan seluruh kegiatan dan pelaporannya, kegiatan hari ini menyangkut kurikulum, kita harus lakukan penyesuaian yang belum sesuai dan kita terima masukan kepada Prof Lailan.” ucap Dr Zamzami.
Dikatakan Dr Zamzami, Unilak telah melakukan kordinasi di internal Unilak untuk terkait penyesuaian mata kuliah. Di Unilak ada mata kuliah Universitas, mata kuliah Fakultas, dan mata kuliah Prodi. Tentu harus melakukan penyesuaian, sehingga mahasiswa yang mengikuti program MBKM mandiri bisa diakui SKS yang telah kita setujui. “Saya minta Wakil Dekan I dan Kaprodi untuk dapat mengikuti sampai selesai, dan memahami penjelasan dari Prof Lailan.(rls/ddk)