Pengasuh : Bambang Kariyawan Ys
DUHAI KEKASIH
Hati merajuk si patah hati
Membuai kecemburuaan duhai kekasih
Hati tak dapat berbohong
Karna pipimu bercorak merah terdeduh malu
Gelora ini terasa dihatiku
Menampung banyaknya kasih sayangmu
Hingga tak dapat ku jauh darimu
Walau banyak rintangan yang kulewati
Ingat, duhai kekasihku…
Aku kan selalu mencintaimu
Berada di sampingmu
Hingga maut memisahkan
Ambon, 5 mei 2021
JIWA YANG TERANCAM
Dengan raga kupinjamkan
Terbentang seluas samudra
Melintasi belahan dunia
Hingga tertekan paras jiwaku
Menguras habis tenagaku
Tak dapat kugerakan tubuhku
Tak berdaya, dan luguh
Hingga banyak rencana jahat yang direncanakan
Kupasrahkan jiwaku
Hingga takdir ilahi muncul mencegah
Menghancurkan rencana jahat
Mengubah situasi dengan sekejap mata
Hingga membingungkan para pelaku kriminal itu
Hingga membuat mereka pergi tanpa berkata-kata
Ku tahu, tapi tak ungkapkan pada mereka
Agar mereka merasakan
Betapa pahitnya pepari dan perihnya luka
AMBON, 22 MEI 2022
SANG PURNAMA MALAM
Mentari turun perlahan
Bersembunyi di balik gunung
Bersenandung di pinggir pantai
Melihat indahnya senja
Merona menggelegah hati
Yang kini suram menjadi berseri
Hingga menjiwai gejolak hati
Rindu terbelai
Cinta bergejolak
Hati pun tenang nan legah
Memancarkan syahdu-syahdu cinta
Hingga menggetarkan dunia
Membangukan purnama malam di atas cakrawala
Yang menerangi alam dengan cahaya ilahi
Yang turun bagaikan pelita cinta
Hinggaku beri nama SANG PURNAMA MALAM
Minggu, 25 April 2021
MAWAR MERAH, MENGGUYUR HATI
Gundah gulana pada sepujuk mawar merah
Pipi merah terseduh malu
Tersenyum lebar merona menggelegah hati
Yang dulu pernah terluka dan tersakiti
Tapi, Kini telah hilang
Hamparan senyuman sejuta cinta
Menjadi obat disegala luka
Inilah yang ku nanti
Mentari menyongsong hari nan indah
Liupan angin pagi yang sejuk
Mengguyur alunan tubuhku yang merombang-ambing
Inilah hariku
Inilah kebahagiaanku
Inilah rasa cinta sebenarnya dalam hidupku
Kan ku jaga
Kan ku genggam
Kan ku kenang
Hingga akhir hayatku
Senin, 12 April 2021
KESUNYIAN HATI
Sepercik atma membelenggu pada sebuah basirah
Gegana hati yang kian bergejolak pada sebuah tanya
Membias cakrawala di atas mentari
Dengan sejuta cinta yang kumiliki
Hamparan ombak merombak-ambik
Angin menghembus pesisir pantai
Rerintikan hujan yang perlahan turun menghampiri alam
Kini hatiku terasa sunyi
Tak ada sedikitpun titik terang
Walau sejuta cinta yang datang menghampiriku
Tetapi tak kuhiraukan,
Lebih baik ku memilih LOVE MY SELF
agar tak akan pernah lagi, sebuah pelita yang datang menerangi hatiku
Ambon, 1 April 2021
Biodata :
Febrian sah samal, lahir di Ambon, 04 Februari 2005 Hobi Menulis Puisi, Cerpen, dan Quotes Prestasi -Pernah menjadi juara 2 dalam Event puisi, Pernah juara 1 lomba menyanyi, pernah juara 1 nubar puisi , pernah juara 10 (finalis) dalam event puisi, Dalam lomba sering menjadi penulis terpilih.