Ketika Angin Memburu Daun-daun
kaulah angin yang meniup daun-daun
ranting rapuh
lalu berburuan terbang di antara deru dan debu
daun-daun semakin luruh
menjauh
tak ada kembali
tinggallah sunyi terkunci
kini dalam riak malam yang sembunyi
angin mencari daun
sunyi menanti di ranting-ranting tinggi
di mana pertemuan janji
antara daun dan angin
sedang bayang-bayang pohon
rebah di petang sunyi
kaulah angin yang masih memburu daun-daun
sampai matahari
best view, 6 nov 2019
Untuk pemuatan karya sastra (Puisi, Cerpen, Esai Kritik Resensi, Peristiwa Budaya dan tulisan sastra lainnya) silakan dikirim melalui surel: redaksi.tirastimes@gmail.com