DALAM SENYAP NOTIFIKASI
Lengang, hanya tiktok jam menandai detik yang tersisa
Sepotong kue tanpa lilin dan potongan lain tersedia di meja
Alpa tepuk tangan, kado, dan pesta
Namun, usiamu tetap akan menyentuh kepala tiga
Pada awalan bulan ini
Kau terus bertanya angka almanak menandakan apa?
Sementara kesunyian terus merundung dan memaki
Sebagai seorang penyendiri
Yang selalu berani memilih jalan tak dikenali
Dalam senyap notifikasi
Adalah perihal yang kau pilih sebab segala riuh penanda aplikasi
Selalu tiba serupa hujan
Menguyupkan apa yang kepalang basah
; cita-cita dan mimipi selalu ingin kau gapai
Namun,
notifikasi adalah distraksi memaksamu pergi
Dari fragmen rencana yang dimiliki
Persetan segala ucapan bagimu kau akan terus berjalan menyusun langkah
Dalam rute kehidupanmu
Batang, 1 Juni 2022
Kurnia Hidayati, lahir di Batang Jawa Tengah. Tulisan-tulisannya pernah dimuat di media massa lokal dan nasional. Serta tergabung dalam puluhan buku antologi bersama. Buku puisi tunggalnya berjudul “Senandika Pemantik Api” terbit tahun 2015. Tergabung dalam COMPETER. Bisa dihubungi melalui instagramnya @katakurnia.