Putaran Waktu, Kenangan Saat Itu: Puisi Aal Rahim Sekha

Menit dan detik ada dalam waktu
Berputar juga ia di jarum jam
Langkah yang gontai ini adalah sisa
Lalu lalang langkah yang dahulu bertingkah
Kini menuntun rasa lelah, tapi tidak kalah.

Menandai detik dalam menit yang berputar
Saat tatap mata beradu pandang
Senyum tipis di bibir sang pesona diri
Wajah yang mendongak harap disapa
Dan tangan menekan dinding kepingan papan
Di sudut ruang sunyi perpustakaan

Seonggok pukau kau tebar diujung udara
; siang itu, mantera yang lama kembali terucap
“ wahai waktu, berputarlah dalam putaran waktu kami berdua”
Rupanya ada rasa cemas di angan sua.

Pekanbaru, 04032024.

Comments (0)
Add Comment