Pekanbaru, 5 Juli 2026. Pengurus Wilayah Aliansi Perempuan Peduli Indonesia Riau (PW ALPPIND Riau) Riau menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) sebagai momentum memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus merumuskan program kerja strategis yang berorientasi pada pemberdayaan perempuan dan penguatan ketahanan keluarga. Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran pengurus dan anggota ALPPIND Riau, Pengurus Daerah Pekanbaru, Kampar, dan calon Pengurus Daerah Bengkalis, serta komunitas Zapin binaan ALPPIND dengan semangat membangun organisasi yang semakin adaptif, kolaboratif, dan berdampak bagi masyarakat. Rakerwil kali ini disponsori oleh RS Prof Tabrani dan Rotte.
Ketua PW ALPPIND Riau Dr. Nurlasera, SE. M.Si dalam sambutannya menegaskan bahwa kehadiran seluruh peserta merupakan bukti nyata komitmen bersama dalam memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan kontribusi perempuan bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara.
“Rapat kerja ini bukan sekadar agenda rutin organisasi, tetapi merupakan forum strategis untuk mengevaluasi program yang telah dilaksanakan, menyusun rencana kerja yang lebih efektif, serta merumuskan langkah-langkah inovatif dalam menjawab berbagai tantangan di masa yang akan datang,” ujarnya.
Ia berharap forum tersebut mampu menghasilkan program kerja yang realistis, terukur, dan memberikan manfaat nyata bagi anggota maupun masyarakat luas. Menurutnya, perempuan memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan sehingga ALPPIND harus terus menjadi wadah peningkatan kapasitas, penguatan solidaritas, serta membangun kolaborasi produktif dengan berbagai pemangku kepentingan.
“Kami mengajak seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan penuh semangat, aktif memberikan masukan, serta menjadikan forum ini sebagai ruang bertukar pengalaman dan memperkuat sinergi antarpengurus maupun anggota,” tambahnya.
Rakerwil ALPPIND Riau secara resmi dibuka oleh Ustad Ayat Cahyadi, S.Si – Anggota DPRD Provinsi Riau periode 2024-2029. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa perempuan memegang peranan penting dalam mewujudkan ketahanan keluarga yang berlandaskan nilai-nilai Islam.
Menurutnya, keluarga Muslim harus memiliki visi yang tidak hanya berorientasi pada kebahagiaan dunia, tetapi juga kebahagiaan akhirat.
“Kalau hanya mengejar kebahagiaan dunia, banyak keluarga di luar Islam yang juga berhasil dari sisi materi. Namun, tanpa nilai-nilai Islam, kehidupan akan terasa kering. Karena itu, visi keluarga Islam adalah kebahagiaan dunia dan akhirat,” ungkapnya.
Ia kemudian mengutip firman Allah Swt. dalam Surah Al-Ghafir ayat 8–9 yang berisi doa agar Allah memasukkan orang-orang beriman bersama pasangan dan keturunannya ke dalam surga ‘Adn serta melindungi mereka dari segala keburukan. Menurutnya, ayat tersebut mengajarkan pentingnya memiliki cita-cita bersama sebagai keluarga, yakni meraih kebahagiaan hingga ke akhirat.
“Berdasarkan ayat tersebut, kita harus memiliki mimpi bersama agar anak cucu kita kelak dapat bersama-sama masuk surga,” katanya.
Selain itu, Ayat Cahyadi juga mengajak kaum perempuan menjadikan keteladanan Asiyah, istri Fir’aun, sebagai inspirasi dalam membangun keteguhan iman. Mengutip Surah At-Tahrim ayat 11, ia menjelaskan bahwa Asiyah tetap teguh mempertahankan keimanan meskipun hidup di bawah kekuasaan yang zalim.
“Kalau ALPPIND ingin menjadi organisasi yang melahirkan srikandi-srikandi tangguh, maka teladan istri Fir’aun harus menjadi inspirasi. Beliau tidak meminta kemewahan dunia, tetapi memohon kepada Allah agar dibangunkan rumah di surga,” tuturnya.
Pada kesempatan tersebut, Ayat Cahyadi juga membuka peluang kolaborasi antara ALPPIND Riau dengan DPRD Provinsi Riau dalam memberikan masukan terhadap penyusunan kebijakan daerah. Saat ini, DPRD tengah membahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Ketahanan Keluarga serta Ranperda tentang Perlindungan Perempuan dan Anak.
“ALPPIND Riau kami persilakan datang ke fraksi untuk berdiskusi dan berkolaborasi. Kami sangat terbuka terhadap masukan dari organisasi masyarakat, khususnya terkait pembahasan Ranperda Ketahanan Keluarga maupun Ranperda Perlindungan Perempuan dan Anak agar regulasi yang dihasilkan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Melalui Rakerwil ini, ALPPIND Riau diharapkan mampu melahirkan program-program kerja yang inovatif, memperkuat peran perempuan dalam pembangunan keluarga, serta membangun sinergi dengan berbagai pihak guna mewujudkan masyarakat Riau yang lebih sejahtera, berdaya, dan berakhlak mulia.