Relima Perpusnas Lokus Pekanbaru Sugiarti Lakukan Edukasi Literasi Bencana Asap ke Siswa

PEKANBARU– Bencana asap yang melanda sebagian kawasan di Indonesia termasuk Pekanbaru mendorong Relawan Literasi Masyarakat (Relima) Perpusnas lokus Pekanbaru Sugiarti melakukan inisiatif edukasi literasi bencana ke anak-anak. Kegiatan edukasi literasi kebencanaan asap dilakukan bekerjasama dengan sekolah dan Penerbit Mizan pada (3/9) lalu.

Sugiarti selaku penggiat literasi di Pekanbaru itu menyebutkan, kegiatan edukasi literasi kebencanaan ini dibutuhkan oleh anak-anak di daerah bencana dalam rangka membantu upaya mitigasi kesehatan anak-anak untuk jangka panjang.

“Ini kegiatan yang bisa kita lakukan terus menerus untuk ke depannya, karena memang negara kita ini masih sering mengalami bencana asap. Jadi edukasi itu harus diberikan sejak anak-anak di daerah rawan bencana,” katanya.

Kegiatan yang dilaksanakan di Taman AeroSport pusat Kota Pekanbaru tersebut menghadirkan siswa, guru, dan penggiat literasi mitra Relima. Dalam even bazar buku Penerbit Mizan tersebut, Sugiarti mengajak peserta membaca bahan bacaan bermutu yang ia tulis bertajuk ‘Air Mata Pohon di Tanah Api.’

Kegiatan dilakukan dengan edukasi menghadapi asap, membaca puisi lingkungan, diskusi, dan sesi membeli buku di penerbit. Para peserta terlihat antusias membaca buku, berdiskusi, dan ikut membacakan karya puisi yang mereka minati.

Lebih lanjut Sugiarti menjelaskan jika program edukasi literasi bencana ini sangat memungkinkan diduplikasi di berbagai daerah rawan bencana asap yang ada di Indonesia lainnya.

“Ya, jadi kita para penggiat literasi ini melalui program Relima sangat-sangat efektif memberikan edukasi literasi bencana ke masyarakat. Bencana apa saja ya, mengingat kondisi daerah kita yang beragam. Saya pikir Relima harus ambil bagian untuk itu,” tambahnya penulis dengan nama pena Nafi’ah al-Ma’rab tersebut.

Comments (0)
Add Comment