PEKANBARU-TIRASTIMES Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca (GPMB) Provinsi Riau, di bawah arahan Ketua GPMB Provinsi Riau, Herayulwita, S.Sos., M.Si., menghadiri undangan acara peluncuran buku sekaligus pengukuhan gelar kehormatan adat Melayu yang berlangsung khidmat di Bertuah Hall, Hotel Pangeran, Pekanbaru, pada Selasa (15/9/2026).
Acara utama ditandai dengan peluncuran buku berjudul “Upaya Pelestarian dan Pengembangan Khazanah Kemilau Tenun Songket Sebagai Budaya Melayu di Pekanbaru – Riau Menjunjung Tuah Marwah Negeri” karya Ketua Yayasan Mahratu, Hj. Evimeiroza. Pada momen ini, GPMB Provinsi Riau turut menerima penyerahan buku yang baru saja diluncurkan tersebut secara resmi sebagai bentuk dukungan terhadap literasi kebudayaan lokal.
Momen bersejarah ini juga dirangkaikan dengan penabalan gelar kehormatan adat Melayu kepada Hj. Evimeiroza sebagai “Puan Sri Julang Songket Negeri”, atas dedikasi dan kontribusinya dalam merawat serta memajukan warisan tenun songket Melayu di tanah Riau.
Selain prosesi peluncuran dan penyerahan buku, rangkaian kegiatan diisi dengan Seminar Budaya Melayu yang menghadirkan empat narasumber kompeten di bidangnya:
-
Nofritadeli, S.Pd., M.Si. — memaparkan materi Memori Kolektif Bangsa: Arsip Kerajinan Tenun Songket Kota Pekanbaru.
-
Tengku Muhammad Toha — mengulas materi Sejarah Kesultanan Siak Sri Indrapura Dalam Mengembangkan Tenun Songket.
-
Datok Seri Muspidauan, S.H., M.H. — menyampaikan materi Dukungan LAM Riau Kota Pekanbaru Terhadap Kerajinan Tenun Songket.
-
Dr. Juswandi, S.S. — membedah materi Sudut Pandang Budayawan Pelestarian dan Pengembangan Tenun Songket di Pekanbaru.
Rangkaian acara ditutup secara resmi dengan penyerahan piagam penghargaan kepada para narasumber seminar, dilanjutkan dengan sesi makan siang bersama seluruh tamu undangan.
Kehadiran GPMB Provinsi Riau dalam agenda ini diharapkan dapat terus memperkuat sinergi antara gerakan literasi dan pelestarian nilai-nilai budaya Melayu di Provinsi Riau. (fir)