Reuni Alumni SMP/SMA 1 Bengkalis 1975/1979, Merekat Silaturahmi Mulai dari Mess Bengkalis hingga Danau Tosca

PEKANBARU — TIRASTIMES: Suasana penuh keakraban mewarnai reuni alumni SMP/SMA 1 Bengkalis Tahun Angkatan 1975/1979 yang digelar di Mess Bengkalis, Sri Amarwangsa, Sabtu (5/9) dan Ahad (6/6) di Danau Tosca. Mengusung tema “Merekat Silaturahmi”, kegiatan tersebut menjadi momentum bagi para alumni untuk kembali bertemu, mengenang masa sekolah, sekaligus mempererat hubungan persaudaraan yang telah terjalin selama puluhan tahun.

Para alumni yang hadir berasal dari berbagai daerah, antara lain Dumai, Duri, dan Bengkalis. Meski telah lama meninggalkan bangku sekolah, pertemuan tersebut menunjukkan bahwa ikatan persahabatan dan kebersamaan para alumni tetap terjaga. Alumnus, Dr. (Can) Ir. Fakhrunnas MA Jabbar, MIKom hadir bersama istri, Hj. Tutin Apriyani, SE atau yang dikenal dengan Nenny Tukijan Ketua Puan Melayu Bengkalis (PMB) Riau dan alumnus Drastinawati, M.Si didampingi suami, Ir. Ali Asral Gani.

Selain itu, secara lengkap para alumni yang gaduh sebagai berikut: Dumai: M. Syarif, Ridwan, Elly Jauailizar, Tengku Mahzur, Syurmiati. Wan Alfina, Bengkalis: Sumarni, Umi Aida, Yatni, Herliya, Duri: Sanusi Taslim, Bagansiapi-api: Lily Yuliantini, Pekanbaru: Yoyon Sariono, Sarjono Amnan, Fajhrunnas MA Jabbar, Suratman, Syaari, Syahril, Hasanuddin, Drastinawati, Nazhat Mafida, Indria, Sudarmiwati, dan Taluk Kuantan (Isnawan). Acara ini dipandu MC Yoyon Saryono.

Ketua Panitia Reuni, Suratman, mengatakan reuni bukan sekadar pertemuan rutin, tetapi memiliki makna penting sebagai ruang bagi para alumni untuk saling bertemu dan memperkuat kebersamaan.

“Reuni punya makna untuk saling jumpa sebagai kebersamaan,” ujar Suratman.

Ketua Alumni, M. Syarif, menyampaikan rasa syukur dan kegembiraannya karena para alumni masih diberi kesempatan untuk berkumpul dalam keadaan sehat.
Ia mengatakan pelaksanaan reuni tahun ini terasa berbeda karena untuk pertama kalinya kegiatan digelar di Mess Bengkalis, Sri Amarwangsa. Sebelumnya, reuni lebih sering dilaksanakan di hotel.

Menurut M. Syarif, kegiatan reuni telah beberapa kali dilaksanakan di sejumlah daerah. Pertemuan alumni tercatat tiga kali digelar di Dumai dan tiga kali di Bengkalis.

“Senang bisa berkumpul dalam keadaan sehat. Tak terasa, masa kepengurusan kami yang sekarang sudah mencapai lima tahun. Jadi sudah saatnya kami mengembalikan tugas kepada pengurus baru yang akan dipilih dalam rangkaian acara reuni. ” katanya. Pengurus alumni yang segera berakhir masa tugasnya diketuai M. Syarif, Sekretaris, Ridwan dan Bendahara, Elli Jauailizar.

Pertemuan tersebut juga menjadi kesempatan bagi para alumni untuk bernostalgia, berbagi cerita perjalanan hidup setelah puluhan tahun berpisah, sekaligus memperbarui tali persahabatan.

Kehadiran para alumni di kawasan tersebut sekaligus menjadi perjalanan nostalgia. Dari ruang pertemuan hingga suasana alam terbuka, para sahabat lama kembali menikmati kebersamaan yang menjadi inti dari pelaksanaan reuni.

Acara juga diisi dengan doa yang dipimpin Sarjono Amnan. Doa menjadi bagian dari ungkapan syukur atas kesempatan berkumpul kembali serta harapan agar hubungan silaturahmi di antara alumni terus terpelihara.

Reuni Alumni SMP/SMA 1 Bengkalis 1975/1979 akhirnya bukan hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi ruang untuk merawat kenangan masa lalu dan membangun kebersamaan di masa kini.
Puluhan tahun telah berlalu sejak mereka bersama-sama mengenakan seragam sekolah. Namun, pertemuan tersebut membuktikan bahwa jarak, usia, dan perjalanan kehidupan tidak mampu menghapus persahabatan yang pernah tumbuh di bangku sekolah.

Hiburan, Nostalgia, dan Penetapan Pengurus Baru.

Usai acara utama, para alumni melanjutkan kebersamaan keesokan harinya, Ahad, dengan kegiatan di Danau Tosca, Palas, Kecamatan Rumbai Barat atau yang dikenal pula sebagai Danau Hijau. Kawasan tersebut dahulu dikenal dengan nama Panorama Alam Impian (Pa Li).

Danau Tosca merupakan milik Syaari, salah seorang alumni SMP/SMA 1 Bengkalis yang sukses membangun bisnis di bidang permainan dan hiburan. “Kunjungan di Danau Tosca merupakan sumbangan saya bagi kawan-kawan sesama alumni,” ujar Syaari.

Acara reuni alumni di Danau Tosca terasa semakin semarak. Kegiatan diisi dengan hiburan, berbagi kenangan, cerita lucu dan makan siang bersama. Acara dipandu Yoyon Saryono bersama pemilik usaha Danau Tosca, Yong Syaari. Sejumlah alumni secara bergantian menyampaikan kenangan masa sekolah, diselingi cerita-cerita lucu Yong Dolah, baik versi asli maupun cerita tambahan. Mereka yang tampil antara lain Sarjono Amnan, Sanusi Taslim, M. Syarif, Fakhrunnas MA Jabbar, Umi Aida dan sejumlah alumni lainnya. Suasana kian meriah ketika Hasanuddin dan alumni lainnya tampil bernyanyi dengan iringan musik karaoke.

Menurutnya, Danau Tosca yang menjadi salah satu pusat permainan dan hiburan di Pekanbaru kini semakin diminati masyarakat. “Dalam survei yang dilakukan oleh Asosiasi Panorama Indonesia, Danau Tosca pernah menempati ranking 1 atau 2. Namun akibat ketatnya persaingan, saat ini masuk dalam lima besar. Semoga keputusan yang tak lama lagi bisa menempatkan Danau Tosca pada ranking terbaik,” ujar Yong Syaari.

Acara kemudian ditutup dengan foto bersama seluruh alumni sebagai kenang-kenangan. Momentum reuni ke-10 ini juga ditandai dengan penetapan kepengurusan alumni untuk lima tahun mendatang. Yoyon Saryono yang memimpin jalannya acara menyampaikan bahwa kepemimpinan periode berikutnya menjadi giliran alumni dari Bengkalis. Kepengurusan yang baru berakhir sebelumnya dipimpin M. Syarif dari Alumni Dumai. Para alumni sepakat menyerahkan penetapan ketua kepada kawan-kawan alumni Bengkalis untuk dimusyawarahkan. Hasil musyawarah tersebut diharapkan sudah dapat diumumkan paling lambat 12 September 2026.(Nn/ NS/ BK)

Comments (0)
Add Comment