Sajak Tanah dan Air
Tanah air
Adalah tanah tempatku berpijak
Air untukku membajak
Hingga tumbuh beribu tonggak
Yang membuatku tegak menjejak
Tanah air
Adalah tanah paling kucinta
Air paling kudamba
Walau khianat tiada terkira
Ia tetap setia membuatku tertawa
Ooo
Tanah airku
Tanah lahirku
Tanah matiku
Cahaya Mas, 2024
Tuhan Tertawa
Aku manusia
Menjala sepercik asa
Menjaga setitik rasa
Mendoa tak punya alpa
Tuhan lalu tertawa
Ha ha ha ha
Aku sungguh menyukainya
Ia hamba yang punya setia
Cahaya Mas, 2025
Mengaji Bersama Pendahulu
Dawuhnya,
“Dia teramat welas asih,
Jadilah panjenengan semua pribadi kinasih.”
Dengan mata yang terang
Dengan lisan yang aman
Dengan hati yang tenang
Semoga
Amin
Cahaya Mas, 2025
Dedi Febriyanto adalah seorang pendidik dari pelosok desa yang menyukai puisi.